Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komisi Perlindungan Data Pribadi Singapura (PDPC) baru-baru ini mendenda layanan transportasi online GrabCar sebesar 10.000 dolar Singapura.

Dalam keterangannya, GrabHitch yang merupakan unit bisnis start-up Grab meyakini telah memperbarui aplikasi yang menyebabkan kebocoran data dan mengancam penyalahgunaan data pribadi.

– Untuk ini, juru bicara Grab mengatakan bahwa keamanan data dan privasi pengguna sangat penting. Juru bicara Grab mengatakan dalam pernyataan tertulis, Jumat (18/9/2020): “Kami mohon maaf atas insiden yang mengecewakan mereka terkait masalah terkait ancaman.” Seorang juru bicara Grab mengatakan: ” Ambil tindakan segera untuk melindungi data pengguna.

“Kami juga langsung melaporkan kejadian ini ke PDPC.

Untuk mencegah hal ini terulang kembali, Grab menerapkan proses yang lebih ketat, terutama dalam pengujian proses TI.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *