TRIBUNNEWS.COM-Peraturan pemungutan pajak bisnis digital asing mulai berlaku hari ini.

Bisnis digital ini termasuk Netflix, Spotify, Amazon, dll.

Regulasi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) n ° 48 / PMK.03 / 2020, dan akan mulai berlaku pada 1 Juli 2020. -Bahkan jika aturan berlaku hari ini, pemungutan pajak baru akan dimulai pada bulan Agustus. Hestu Yoga Saksama, Direktur Pelayanan dan Humas Dewan DJP, mengatakan Direktur Administrasi Perpajakan akan menunjuk penyelenggara sistem e-commerce (PMSE) setelah peraturan tersebut berlaku. -Yoga mengatakan enam perusahaan siap memungut dan mengajukan PPN. Namun, tidak disebutkan secara lebih rinci perusahaan mana yang disebutkan.

Baca: Rekomendasi Netflix Indonesia Terbaru Juli 2020, Dampak Film Korea Terhadap Film Indonesia-Setelah Perusahaan yang Belum Disebutkan Namun Memilih Disebut, Bisa Melayangkan Pemberitahuan ke Direktur Kantor Pajak.

“Sampai saat ini produk digital dari luar negeri harus membayar PPN 10%, tetapi konsumen Indonesia harus membayar sendiri PPN. Kami telah mengubah mekanismenya dan Yoga menjelaskan:” Kami sekarang ditetapkan sebagai kolektor Dan pelaku usaha asing penabung. TONG.

Mempermudah penggunaan peralatan-Direktur Biro Perpajakan Umum juga mendorong rencana perpajakan PPMSE, khususnya pengumpulan dokumen untuk sertifikasi PPN. Yoga mengatakan, bisnis digital tidak perlu mengubah tagihannya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *