Laporan reporter Tribunnews Hendra Gunawan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah menyusul tuduhan membocorkan data pribadi melalui operator telekomunikasi. Mendorong operator seluler untuk melakukan investigasi internal terkait tanda-tanda kebocoran data pelanggan. Terkait pendaftaran pelanggan jasa telekomunikasi, pada tahun 2016, seluruh penyelenggara jaringan bergerak seluler sebagai badan usaha wajib memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam peraturan ini ditegaskan bahwa operator jaringan seluler harus menjaga kerahasiaan data dan / atau identitas pelanggan, serta harus memiliki keamanan informasi minimal ISO 27001 saat mengelola data pelanggan.

Baca: Karena Hina Santri Diduga Teroris, Polisi Akan Panggil Denny Siregar

ISO 27001 adalah sertifikasi manajemen keamanan informasi yang mensyaratkan kontrol keamanan khusus untuk melindungi aset informasi dan semua masalah keamanan, termasuk potensi Kebocoran data.

Baca: Tutupi Partai Demokrat, Ini Tanggapan Pengacara Denny Siregar di Twitter

“Hasil evaluasi yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika, saat ini semua operator jaringan seluler sudah memiliki sertifikasi ISO 27001 .

Untuk menghindari kebocoran data pelanggan layanan telekomunikasi seluler, Kominfo mengimbau masyarakat untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data pribadi, ā€¯terangnya.

Baca: Telkomsel atas tuduhan menanggapi kebocoran data Denny Siregar-Dr Ir. Ian Joseph Matthews Edward (MT). Penanggung jawab program magister teknik elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) menyayangkan masih adanya data pribadi publik yang beredar di ruang publik.

Ian berkata: “Topik dari dialog publik yang tidak pasti bermula dari kebocoran data oleh operator telekomunikasi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *