Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) adalah pelopor teknologi keuangan peer-to-peer lending, fokus pada pembiayaan modal kerja dan pemberdayaan perempuan pengusaha mikro di desa, menetapkan tingkat pengembalian yang berhasil (TKB) atau tingkat penebusan, Nilai posisi sebenarnya di wilayah Sumatera untuk semester I / 2020 adalah 100%.

“Keberhasilan 100% pendapatan mencerminkan pemulihan ekonomi saat ini di desa, terutama di wilayah Sumatera,” kata pendiri dan CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra kepada Tribunnews, Rabu. 29 Juli 2020.

Andi menjelaskan, keberhasilan ini terlihat dari TKB di Sumatera yang mencapai 100% pada semester I / 2020. Dia berkata: “Pada Juni 2020, statusnya telah kembali 100%.” ​​- Amartha melebarkan sayap ke wilayah Sumatera pada Januari 2020. Wilayah Sumatera merupakan wilayah pemekaran terbesar ketiga setelah Jawa dan Sulawesi. Sejauh ini, Amartha telah mengalokasikan 78 miliar rupiah kepada 18.399 mitra di Lampung, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara. Kerja sama tingkat tinggi antara anggota dewan direksi Amartha.

Selain itu, peran agen on-site Amartha untuk membantu perusahaan setiap minggunya membuat para mitra percaya diri untuk terus mengembangkan bisnisnya di tengah pandemi Covid-19 saat ini. -Baca: Cara Amartha Dukung Kebangkitan Ekonomi Desa di Era Normal Baru-Sumatera Merupakan Daerah dengan KBB Terbaik Dibanding Jawa dan Sulawesi.-Per Mei 2020 Keadaan ini semakin menurun, di TKB di Jawa dan Sulawesi, pandemi berdampak pada perekonomian. Dengan dukungan kinerja Sumatera, TKB Amartha mencapai 99,04%.

Baca: Setelah Dapat Izin OJK, Fintech Esta Kapital Luncurkan Aplikasi Baru

Amartha TKB Semoga Terawat, Karena Sejak April 2020, Amartha sudah diimplementasikan sesuai Daerah dan Perusahaan Jenis kebijakan pembiayaan yang dirumuskan dengan pemetaan.

Amartha secara ketat memberlakukan algoritma credit rating dan memilih metode pembayaran sesuai dengan area distribusi Covid-19.Oleh karena itu, tidak ada metode pembayaran baru di area merah. Di area kuning telah diterapkan kebijakan untuk bertanggung jawab atas Dalam kasus pembayaran. Selama periode ini, untuk kawasan hijau, pengeluaran dan pelayanan biasanya dilakukan sesuai dengan regulasi kesehatan yang berlaku.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *