Reporter Tribunnews melaporkan, Fitri Wulandari-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Sektor Usaha Kecil Menengah (UMKM) terkena dampak Pandemi Virus Corona (Covid-19) dan berbagai upaya telah dilakukan untuk membantu pemulihan penyakit tersebut. Kondisi ekonomi dialami oleh para pelaku usaha tersebut.

Dari pelonggaran insentif kredit pemerintah hingga upaya pendampingan semua pihak, salah satunya adalah platform video pendek populer Tiktok.

Untuk membantu industri UMKM, aplikasi ini juga meluncurkan platform swalayan TikTok. Cocok Untuk Bisnis ”, Bisnis Berapapun Ukuran Bisa Menggunakannya Untuk Akses Solusi Periklanan (Periklanan).

Baca: Video Virus Gunung TikTok Plau yang padat tertutup pendaki, Tanpa Masker dan Jaga Jarak, Ini Benar Fakta – Baca: Fakta tentang video TikTok karyawan KFC yang viral, ramah dan gesit membantu pelanggan – selama pandemi, peserta UMKM juga bisa mendapatkan keuntungan dari program “kembali berbisnis”. -Karena inilah solusi yang diberikan oleh TikTok b agi UMKM, agar dapat menjaring audiens yang tepat melalui komunitas TikTok yang kreatif dan inklusif, dan dengan demikian kembali memamerkan karyanya di industri nasional. Rencana informasi bertajuk “Kolaborasi Platform Digital untuk Mendukung” Fase Baru Normal UMKM “, diselenggarakan oleh Tikotok, Jumat (10 Juli 2020).

” Format dan tulisan video pendek Kreativitas komunitas TikTok yang terkenal memberikan peluang untuk berubah.Pandhu mengatakan banyak perusahaan dan badan usaha (termasuk UMKM) akan merebut pasar pemasaran yang lebih aktif, efektif dan interaktif.

Ia juga menjelaskan alasan diluncurkannya platform baru bagi UMKM adalah agar para pelaku usaha kecil ini juga dapat mengembangkan usahanya melalui digitalisasi. .

Dalam rangka melanjutkan aktivitas peserta UMKM pada masa transisi kebijakan pembatasan sosial Skala Normal dan Besar (PSBB) Baru.

“Platform swalayan yang diluncurkan adalah TikTok sebagai penyempurnaan dari solusi periklanan saat ini. Dengan hak akses yang nyaman dan fleksibel yang diberikan oleh platform ini, UMKM dapat mendigitalkan dan memulai kembali bisnisnya segera di masa normal baru dan seterusnya,” jelas Pandhu Mengatakan. Investasi (Kemenko Marves).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *