Seorang reporter dari Tribunnews.com melaporkan pada Darmawan Day-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Asus Indonesia mengatakan bahwa selama wabah Coronavirus atau Covid-19, tren pengeluaran konsumen telah berubah. Hubungan, Muhammad Firman, konsumen sekarang, lebih banyak orang memilih untuk membeli secara online.

“Sebelum wabah virus, banyak konsumen membeli produk offline, dan sekarang mereka online,” kata Firman kepada Tribunnews, Kamis (6 Juni 2020). — Menurut tanggapan Firman, untuk mengubah perilaku konsumen, pihaknya juga sudah mulai menggunakan strategi penjualan online untuk konsumen setia.

Baca: Surat dari LAYOF dikeluarkan pada tengah malam, dan 181 pilot kontrak Garuda Indonesia menganggur.

Firman juga mengatakan bahwa ketika epidemi muncul di Indonesia, penjualan laptop Asus turun. Namun saat ini, tren penjualan secara bertahap mulai meningkat.

Baca: Petugas Gigi Omeli menerima 1 juta rupee token listrik PLN dalam 2 hari: Selamat datang, ini Snap Mulu. . “Pada awal pandemi, permintaan untuk laptop menurun. Namun setelah bekerja dari rumah, situasinya meningkat karena pengguna yang ingin mengganti laptop untuk bekerja dari rumah,” kata Firman.

Baca: Penerbangan Lion Air Group Back Stop, biaya tes PCR lebih dari tiket pesawat

ASUS baru saja meluncurkan laptop ExpertBook B9450 terbarunya, laptop ini disebut “hadiah” dan dapat Untuk memenuhi kebutuhan kerja para penggunanya – laptop dapat memilih Intel Core i5 generasi ke 10 dan IntelĀ® Core i7, hingga 16GB RAM dan hingga 2TB memori SSD.

“Buku ahli B9450 telah memasuki proyek Intel Athena dan memenuhi kebutuhan konsumen untuk bekerja di rumah,” kata Firman.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *