Reporter Tribunnews.com dalam Damawan Days-TRIBUNNEWS.COM, Laporan Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan, keamanan layanan dompet digital menjadi tanggung jawab sepenuhnya penyelenggara platform digital. Menteri Komunikasi dan Informasi Hendri Sasmita (Hendri Sasmita) menyatakan bahwa pemerintah tidak dapat mengganggu keamanan sistem platform digital.

Baca: Mercedes-Benz meluncurkan produk facelift E-class

Hendri mengatakan dalam sebuah wawancara: “Karena dapat bertentangan dengan masalah privasi pengguna dompet digital , Dan itu juga melanggar prinsip kebebasan. ‚ÄĚPada pertemuan virtual yang diadakan pada Kamis (28/5/2020).

Menurut Hendri, masalah keamanan platform digital memang sedang dibahas.

Setelah melalui beberapa platform digital, Hendry bocor karena peretasan yang tidak bertanggung jawab dan berkata: “Laura tahu betul. Sebaliknya, itu hanya menyediakan sistem pelaporan. Seperti sistem saluran pelaporan, mereka menemukan data Yang bocoran atau bocoran tidak apa-apa. “

Hendri mengatakan, Kominfo saat ini mengandalkan sistem Ais untuk secara otomatis mencari konten negatif di platform digital.

Hendri juga mengatakan sebelumnya bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika akan mulai bekerja untuk memperkuat Regulasi layanan dompet digital. Keterbatasan platform digital, komunikasi dan teknologi informasi semakin memperkuat pengawasan dompet digital- “Hal ini dilakukan setelah platform digital Tokopedia, Bukalapak dan Bhinneka mengalami pembobolan data,” kata Hendri

. “Kami telah menerapkan tata kelola untuk menjaga keamanan, lanjut Hendri,” Bentuk berbagai bentuk dompet digital berbeda-beda, dari pedoman dan peraturan hingga mengharuskan operator untuk mematuhi standar keamanan untuk transaksi digital. “

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *