Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Operator telekomunikasi bekerja keras untuk memberikan layanan terbaik selama Ramadhan 2020.

Ramadhan 2020 ini berbeda dari Ramadhan sebelumnya, kali ini umat Islam harus menanggung banyak masa tinggal Ramadhan .

Virus wabah Corona atau Covid-19 membuat suasana Ramadhan unik dan dilakukan di rumah Lebih banyak kegiatan sipil.

XL Axiata, Indosat Ooredoo dan Telkomsel, tiga operator telekomunikasi utama, telah menyiapkan layanan untuk masyarakat yang harus dilakukan di rumah. –Menurut persiapan operator berdasarkan siaran pers yang diterima Tribunnews.com: XL siap untuk meningkatkan kapasitas sebanyak 2 kali

Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan selama bulan Ramadhan dan pada saat yang sama menjaga Covid-19 di rumah, PT XL Axiata Tbk (XL) telah menggandakan kapasitas jaringan datanya.

“” Kami juga akan menyediakan beberapa paket khusus setelah Ramadhan kepada Idul Fitri, termasuk pelanggan prabayar dan tidak dibayar, termasuk XL Home, yang biasanya menerima respons positif dari pelanggan – pada prinsipnya, kami juga Akan mendukung kegiatan produktif dan kegiatan ibadah selama bulan Ramadhan untuk membuat pelanggan merasa di rumah. CEO XL Dian Siswarini mengatakan: “Jika jaringan yang mendukung program Ramadhan sudah cukup, maka semuanya akan baik-baik saja.” Dian menambahkan bahwa saat ini ada peningkatan lalu lintas data yang relatif seragam di wilayah tertentu, seperti wilayah Sumatra di Sumatra Sebagian Jabodetabek dan Kalimantan adalah sekitar 15,9%, dan wilayah tengah: Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan sebagian Kalimantan 15,5%.

Baca: Kematian karena sirosis hati dan penyakit ginjal, Andy Tubuh Ayunir dimakamkan di Tanah Kusir dari TPU — Membaca: Kasus Covid-19 Spanyol mengakibatkan pemulihan hampir 213.024 pasien oleh hampir 90.000 orang

Baca: dada Kelapa selama bulan Ramadhan Di Iktikaf, berhenti Masjid Agung Bukber Harian-Timur: Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi dan sekitarnya 15,8%. Model penggunaan data dan aplikasi, layanan berbasis streaming menyumbang 66%, pesan instan menyumbang 16%, jejaring sosial menyumbang 11,5%, lainnya sekitar 6,5. %.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *