TRIBUNNEWS.COM-Rumor tentang karyawan yang terkena pandemi terus menghiasi layar ponsel cerdas. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Putra perusahaan Gojek juga mengalami perjalanan yang sulit. Putra perusahaan Gojek akan dipisahkan dari 9% dari total jumlah karyawan dan akan menutup layanan GoLife dan GoFood Festival. Keputusan ini dibuat ketika tidak ada lagi opsi transfer internal bagi karyawan untuk bekerja di departemen lain.

co-CEO Gojek Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo juga mengadakan webinar pribadi dengan masing-masing departemen untuk memberikan karyawan kesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentang perubahan yang ada.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Gojek akan memberikan beberapa dukungan untuk karyawan yang terkena dampak, termasuk

Penyesuaian bisnis ini dilakukan oleh Gojek untuk beradaptasi dengan kebiasaan pelanggan baru sejak pandemi. -Perusahaan bekerja sama dengan mitra bisnis untuk beradaptasi dengan perubahan kebutuhan, untuk membantu pedagang yang sebelumnya hanya menjual produk offline untuk dengan cepat bermigrasi ke Internet, dan menerapkan berbagai rencana untuk mendukung pemeliharaan mitra mengemudi.

Tentu saja, sebuah perusahaan yang dikenal dengan inovasi semacam ini dapat menanamkan ide-ide baru di masa depan untuk membantu pembangunan ekonomi rakyat Indonesia kembali.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *