JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Virus korona atau virus Covid-19 yang melanda orang di seluruh dunia juga melanda Indonesia.

Karena pandemi ini, pemerintah Indonesia telah mulai membatasi kegiatan penduduknya. Mereka yang sudah bekerja disarankan untuk melakukan aktivitas di rumah.

Menurut kebijakan ini, diperkirakan banyak pekerja akan bekerja online di rumah. Hal yang sama berlaku untuk siswa yang akan belajar di rumah secara online.

Sesuai kebijakan ini, operator telekomunikasi harus siap memprediksi lonjakan data yang digunakan oleh warga yang bekerja dan belajar dari rumah.

Ikuti keinginan operator telekomunikasi untuk mengantisipasi kebijakan pemerintah.

Membaca: Gejala umum virus korona, demam hingga kesulitan bernafas

Membaca: Cara mudah memakai topeng dengan tisu, menyiapkan bahan berikut

Membaca: Penekanan pada manipulasi korona, Mardani Ali ( Mardani Ali) meminta pemerintah untuk mendanai rumah sakit: ini bukan masalah doa

Baca: Presiden Irak Barham Salih menunjuk perdana menteri baru

Saluran hotline XL terbuka – XL Axiata masih berada di Kementerian Kesehatan Pos Pemeriksaan Virus Corona telah membuka hotline untuk mendapatkan bantuan.

Dian Siswarini, CEO dan CEO XL Axiata, menyatakan bahwa XL telah mengambil inisiatif untuk bekerja dengan bagian masyarakat Indonesia lainnya untuk membantu mencegah penyebaran virus Corona, sebagai berikut: Eksperimen dalam lingkup otoritas.

“Kami memahami bahwa orang membutuhkan akses ke data dan Internet untuk terus belajar dan bekerja di rumah. Kami membuat program ini sesegera mungkin dan mencakup apa yang paling dibutuhkan masyarakat. Kami juga akan terus memantau perkembangan untuk mengetahui apa yang masih kami miliki. Apa yang bisa didukung. “

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *