Amerika Serikat TRIBUNNEWS.COM-Sejak isolasi wilayah berbagai negara, Zoom adalah aplikasi konferensi video populer untuk pemirsa keluarga (WFH), yang telah digunakan oleh jutaan orang.

Tapi sekarang, otoritas Taiwan melarang karyawan menggunakan negara sipil dan institusi publik karena mereka digunakan karena mereka dianggap “tidak aman” dan untuk alasan keamanan.

Sikap Taiwan adalah kontroversi terakhir tentang Zoom.

Pada akhir Maret, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga menimbulkan kontroversi dengan membagikan fotonya. Moderator menyelenggarakan rapat kabinet melalui aplikasi Zoom di akun Twitter-nya.

Beberapa orang menggunakan Zoom untuk mempertanyakan keamanan pertemuan pemerintah.

Zoom dengan marah membela profil keselamatannya dan mengatakan bahwa mereka akan menjawab semua pertanyaan pemerintah. -Kenapa itu harus dilarang?

Larangan Taiwan pada Zoom diterapkan setelah laporan bahwa lalu lintas Zoom “salah” dialihkan melalui China (Cina).

Pihak berwenang Taiwan mengatakan bahwa institusi publik tidak boleh menggunakan produk dengan masalah keamanan seperti “Zoom”.

Tetapi pesaing seperti Google dan Microsoft memiliki hak untuk menggunakannya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *