TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Telkomsel Innovation Center (Tinc) berencana untuk sekali lagi menawarkan semua talenta top (terutama talenta top dari berbagai bidang teknologi digital Indonesia) kemungkinan mempercepat kerjasama di negara ini dengan memberikan solusi yang bermanfaat secara sosial Melalui Tinc Batch 5.

Dalam edisi tahun ini, Tinc berencana untuk fokus pada inovasi dan pengembangan di bidang Internet of Things (IoT), pembelajaran mesin, kecerdasan buatan, teknologi periklanan, dan teknologi keuangan (fintech). Mendukung solusi digital yang memperkuat ekosistem digital di semua tahap kehidupan manusia. .

Wakil Presiden Telkomsel untuk Strategi Perusahaan Andi Kristanto mengatakan bahwa pada Tinc ke-5 pada tahun 2020, kami bertujuan untuk bekerja sama dengan inovator lokal melalui berbagai solusi digital di berbagai wilayah di Indonesia. Telkomsel Tinc selalu menjadi sarana inkubasi untuk menemani warga Palestina. Inovator lokal akan menghasilkan dan mengembangkan solusi digital untuk berbagai masalah di masyarakat. Andi mengatakan dalam siaran persnya, Selasa (07 Juli 2020).

Baca: Teknologi digital, pelaku usaha kecil harus kembali ke era normal baru untuk bangun – ini juga sejalan dengan semangat Telkomsel, yaitu Memperkuat usia 25 tahun dengan memperkuat kerja sama dengan inovator untuk memajukan pembangunan negara dan memiliki dampak positif pada seluruh komunitas. Tinc Batch 5 berencana untuk secara resmi dibuka mulai 15 Juni 2020.

Baca: Pemerintah mendorong inovasi dan kreativitas di bidang UMKM melalui penggunaan digital – tidak seperti versi sebelumnya, Telkomsel kali ini menunjukkan nilai inovatif Tinc Unique untuk memberikan peserta dengan tiga keuntungan tambahan, yaitu akses pasar, Akses pasar dan saluran penjualan dan laboratorium inovasi (laboratorium pengujian untuk IoT dan 5G, platform kotak pasir dan kit pengembangan). Nilai Unik Tinc akan memperkuat proses pengembangan inovasi Tinc, yang mencakup dua tahap , Yaitu inkubasi (desain prototipe, bukti prinsip) dan percepatan (percontohan, komersialisasi), waktu implementasi adalah 3 hingga 12 bulan.

Baca: Telkomsel mencatat pertumbuhan pembayaran digital jangka menengah Covid-19

Menurut Andi, inovasi sekarang tidak dapat dibantah, terutama Indonesia sedang menghadapi revolusi industri 4.0, dan tingkat otomatisasi semakin tinggi. —Oleh karena itu, dengan dukungan penuh dari Telkomsel, Tinc akan Terus bergerak maju untuk mendorong munculnya solusi digital yang lebih praktis, yang juga memberikan nilai jual komersial bagi masyarakat luas.

Andy mengatakan: “Ini sepenuhnya sejalan dengan Telkomsel sebagai pemimpin di bidang telekomunikasi digital Komitmen, pemimpin akan membantu orang di semua tahap kehidupan dan terus bergerak maju bersama untuk menjadi pencipta transformasi digital Indonesia. “

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *