Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Aturan untuk memblokir telepon pasar gelap (BM) oleh nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity) masih belum berfungsi.

Masih banyak beredar dan tidak diblokir. Karena itu, ponsel BM masih dapat dihubungkan ke sinyal operator seluler di negara tersebut. Misalnya, penjual telepon BM bernama Erwin di Batam mengaku telah memeriksa IMEI telepon BM. Dealer ponsel BM lainnya juga mengungkapkan alasan yang sama dengan nama samaran Tomi.

Sebenarnya, dia mengklaim bahwa ponsel BM selalu menjadi perhatian konsumen karena selalu dapat digunakan dengan benar. .

“Sejauh ini, telepon BM masih diperlukan,” kata Tomi kepada Kompas.com Senin lalu (6 Juni 2020).

Baca: Kiat memaksimalkan fungsi kamera di Vivo V19 untuk mendapatkan efek foto terbaik

Selain aturan masking yang telah diterapkan, Erwin dan Tomi mengakui bahwa ponsel BM itu sendiri masih banyak beredar di Batam.

– Tomi mengatakan bahwa selain murah, perawatannya juga mudah. Selain itu, ia mengklaim bahwa banyak penjual ponsel BM biasanya memberikan jaminan perbaikan. Belum dirilis secara resmi di Indonesia pada tahun 2020.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *