TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah tampaknya menganggap serius IMEI untuk mencegah pasar gelap HP (BM).

Peraturan untuk pembelian ponsel di luar negeri telah ditetapkan, yang membuktikan hal ini.

Kompas.com mengutip bahwa setiap orang hanya dapat membawa dua ponsel dari luar negeri.

Baca: Harga terbaru ponsel Samsung dari Galaxy A51 ke Galaxy A71 pada Maret 2020

Baca: Harga terbaru ponsel Xiaomi dari Mi Note 10 Pro hingga 8 Pro pada Maret 2020 – Baca: Cara Kementerian Perindustrian mengunjungi nomor HP IMEI dan status IMEI, dan mengunjungi tautan imei.kemenperin.go.id

Heri Pambuti, kepala bea cukai Kementerian Keuangan, mengatakan bahwa jumlah handset genggam yang dibeli di luar negeri terbatas.

“Hanya ada paling banyak dua,” katanya.

Adapun untuk perdagangan, katanya ada aturan yang berbeda.

“Selain itu, sebenarnya, jika Anda ingin berdagang, ada saluran, saluran perdagangan. Ya, kondisinya berbeda dengan tas tangan, koper atau kiriman. U Di Jakarta, Jumat (28/2/2020) )

Mengenai masalah perpajakan, ia mengatakan bahwa ponsel dengan harga minimum US $ 500 atau sekitar 7 juta rupee akan dikenakan pajak yang berlaku. Ponsel yang diimpor dari luar negeri tidak hanya dikenakan pajak, tetapi juga harus terdaftar di IMEI. – –Mekanisme pendaftaran IMEI untuk ponsel yang masuk ke Indonesia dari luar negeri harus didaftarkan melalui situs web imai.kemenperin.go.id atau melalui aplikasi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *