Reporter Tribunnews.com melaporkan pada Darmawan Day-TRIBUNNEWS.COM, aplikasi konferensi video pengguna Zoom-Zoom Zoom dikatakan telah diperdagangkan dari peretas di Web Gelap.

Dark Web sendiri adalah bagian tersembunyi dari Internet dan memerlukan serangkaian perangkat lunak yang didedikasikan untuk mengaksesnya.

Baca: Hati-hati saat menggunakan zoom, 500.000 akun lainnya diam-diam dijual di pasar gelap

Mengutip laman situs web independen, Kamis (16 April 2020), perusahaan keamanan online Cyble ditemukan 500.000 Data zoom telah bocor.

Pada awal 1 April, banyak akun Zoom yang dijual di Web Gelap diidentifikasi, dan harga setiap akun adalah $ 0,002.

Data akun dianggap sebagai hasil kebocoran data dari perusahaan lain. Ini berarti bahwa data yang diretas tidak datang langsung dari aplikasi Zoom.

Seperti yang kita semua tahu, ketika seorang hacker mencoba mengakses semua akun Zoom dengan alamat email, metode yang digunakan untuk mengumpulkan data ini disebut pengisian kredensial. Sama seperti nama pengguna.

Zoom menyebutkan bahwa mereka tidak secara langsung berpartisipasi dalam masalah ini karena data yang diungkapkan bukan disebabkan oleh serangan dunia maya pada sistem perusahaan.

Mereka menyebut serangan ini serangan yang tidak akan memengaruhi sistem perusahaan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *