Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Sekarang, ribuan orang memilih untuk bekerja dari rumah atau bekerja dari rumah. Faktanya, jutaan orang di Indonesia memilih untuk menekan potensi penyebaran virus corona melalui kontak langsung antar manusia. Satu di lingkungan kerja.

Misalnya, di wilayah ibukota, Gubernur DKI Anies Baswedan mendesak kantor-kantor untuk mengatur kembali mekanisme kerja karyawan mereka, yang dapat mengubah mode kerja pekerjaan rumahan. — Bagi sebagian orang, pekerjaan rumah perlu disesuaikan untuk menjaga efisiensi kerja berdasarkan indikator kinerja utama (KPI) yang diperlukan oleh penyelia di tempat kerja.

Djoko Tata Ibrahim, wakil manajer umum Smartfren, berbagi tiga tips untuk membuat bekerja di rumah menyenangkan dan produktif sementara epidemi virus korona masih merajalela. — -1. Ciptakan suasana kantor rumahan Djoko Tata Ibrahim mengatakan bahwa suasana rumah harus sangat berbeda dengan suasana kantor.

Karena itu perlu berjanji untuk mempertahankan fokus dan disiplin saat melakukan tugas, dan untuk mengatasi semua gangguan di rumah. Dia menulis: “Dengan mempertahankan kebiasaan memasuki ruangan, seperti biasa, terus melakukan kegiatan di kantor, masuk kantor untuk mandi pada waktu yang sama.” Dalam sebuah pernyataan kepada Tribunnews pada hari Rabu, 25 Maret 2020. -Dia menyarankan agar semua kegiatan yang dilakukan di kantor tidak boleh diubah, seperti waktu untuk masuk dan kembali ke kantor. – Namun, kali ini, lokasi kegiatan kantor telah berubah, yaitu di rumah. 2. Menyediakan alat kerja yang tepat-Dia mengatakan bahwa untuk mendapatkan hasil maksimal dari pekerjaan rumahan yang efektif saat ini, peralatan kerja memainkan peran penting dalam membantu meningkatkan produktivitas. Dia menyarankan bahwa virus korona patogen yang muncul setiap 100 tahun sekali

“menyiapkan alat kerja yang diperlukan untuk memfasilitasi pekerjaan Anda di rumah, seperti laptop, hard drive portabel dan peralatan komunikasi.”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *