TRIBUNNEWS.COM-Sebagai perusahaan teknologi pertama di dunia, Epson selalu ingin menjadi solusi untuk semua aktivitas (termasuk kondisi saat ini) pelanggannya.

Epidemi Covid-19 menyebar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, mendorong pemerintah Indonesia untuk menerapkan kebijakan PSBB (pembatasan sosial berskala besar), yang mengharuskan kegiatan bisnis dan pengajaran dan pembelajaran dilaksanakan di sebagian besar kota-kota besar di Indonesia . Indonesia-Epson Indonesia menyadari bahwa bahkan dalam hal ini, masyarakat harus terus mempertahankan produktivitas, oleh karena itu, Epson menyediakan berbagai macam produk yang mendukung produktivitas selama #dirumahaja, termasuk printer EcoTank, proyektor LCD, dan pemindai.

Epson menyediakan solusi yang paling cocok untuk printer EcoTank, yang memiliki keunggulan biaya pencetakan rendah, kualitas cetak tinggi, kapasitas cetak besar, dan biaya konsumsi daya sangat rendah, bahkan mungkin melebihi printer laser.

Dari perspektif biaya total kepemilikan yang rendah, printer seri EcoTank L yang dilengkapi dengan 4 botol tinta dapat menghasilkan 4.500 halaman hitam-putih dan 7500 halaman berwarna, sedangkan seri EcoTank monokrom dapat menghasilkan 6000 halaman hitam dan putih. -Oleh karena itu, printer ini sangat ideal untuk mencetak dokumen kerja dan tugas sekolah untuk anak-anak di rumah.

Selain itu, Epson juga memiliki proyektor yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan dan kenyamanan pengguna.

Ketika kabel tersambung, proyektor akan terbuka secara otomatis, jadi prosesnya sangat sederhana, karena tidak perlu menekan tombol daya.

Pengaturan gambar dan fungsi pencarian sederhana, dan dapat mendeteksi sumber sinyal input otomatis dan secara otomatis menampilkan gambar demo.

Kemudahan penggunaan ini sangat cocok untuk kegiatan belajar di rumah (BRD), membuat belajar lebih efektif.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *