TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Indonesia akan memblokir pasar gelap terkait HP mulai 18 April 2020.

Pemblokiran dilakukan dengan mengidentifikasi nomor IMEI.

Melalui Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Kementerian Komunikasi dan Informasi, pemerintah mendorong masyarakat untuk memeriksa nomor IMEI mereka sebelum membeli ponsel.

Alasannya adalah bahwa ponsel tidak resmi atau pasar gelap yang tidak terdaftar dalam database Departemen Perindustrian tidak akan dapat terhubung ke jaringan seluler.

Baca: Vivo Z6 5G resmi dirilis, sesuai dengan harga dan spesifikasi ponsel dengan chipset Snapdragon 765G

Baca: Ponsel asing harus mendaftarkan IMEI dan membayar pajak mulai April 2020

nomor IMEI Ponsel dapat dilihat pada kotak stiker di bagian belakang ponsel. Nomor IMEI dapat ditemukan di situs web imei.kemenperin.go.id.

“Pemerintah mendesak masyarakat untuk membeli perangkat seluler yang sah, komputer dan tablet genggam (HKT).”

Ismail, Direktur Jenderal SDPPI, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jumat (28/02) 2020) Dikutip oleh Tribunnews dari KompasTekno, dia berkata: “Sebelum membeli melalui toko atau online, harap terlebih dahulu memahami ponsel Anda melalui halaman Departemen Perindustrian.” .— Jika nomor IMEI dapat ditemukan dalam data Kementerian Perindustrian, Ini menunjukkan bahwa perangkat ini cocok untuk Indonesia.

Selama periode ini, perangkat masih dapat digunakan, tetapi tidak dapat memperoleh jaringan seluler dari semua operator telekomunikasi di Indonesia.

Baca: Bagaimana mencegah IMEI per April, bagaimana tanggapan pengguna ponsel pasar gelap?

Baca: Cara memeriksa status IMEI HP dan status IMEI di Kementerian Perindustrian: kunjungi tautan imei.kemenperin.go.id, inilah langkahnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *