Laporan berita Tribunnews, New York, TRIBUNNEWS.COM, Fitri Wulandari-platform berbagi video YouTube mengumumkan akan menghapus konten dan memblokir saluran terverifikasi milik Presiden AS Donald Trump.

Langkah ini diambil oleh YouTube, jadi Donald Trump tidak dapat mengunggah video baru setidaknya selama seminggu.

Youtube punya alasan untuk melakukan ini karena diduga Trump melanggar kebijakan platform yang menghasut kekerasan. – (14/1/2021), dalam keterangannya pada Selasa malam, pihak Youtube menyatakan bahwa kanal Trump telah mendapat peringatan tentang konten barunya.

Menurut kebijakan lama, saluran Trump dilarang mengupload video baru atau memutar video setidaknya selama tujuh hari.

Baca juga: Youtuber Bayu Skak dan Orang Gila Surabaya Tom Liwafa Masuk Daftar Penerima Vaksin Covid-19 Tahap I

Platform Berbagi Video Tanpa Menu Tup Dapat Memperluas Cakupan Pemblokiran.

“Semua video di saluran YouTube telah diblokir tanpa batas waktu,” kata Youtube.

Lihat juga: harga saham Twitter turun setelah akun Donald Trump diblokir secara permanen

Platform menunjukkan bahwa ini adalah kasus di mana praktik standar yang berlaku untuk situasi berikut melibatkan masalah keamanan. Larangan itu tidak muncul tiba-tiba. Sebelumnya pada hari Selasa, Kelompok Koordinasi Organisasi Advokat Hak Sipil berjanji untuk menekan pengiklan di YouTube untuk membatalkan kerja sama dengan platform, asalkan platform tersebut tidak memenuhi persyaratan dari platform untuk memblokir fitur-fitur khusus. Twitter dan Facebook untuk akun Lampe. — Harap baca juga: Deskripsi WhatsApp tentang kebijakan privasi TI baru untuk penggunanya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *