Reporter Tribunnews.com mengabarkan Hendra Gunawan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Direktorat Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan operator telekomunikasi XL Axiata untuk Para guru dan mahasiswa yang memenuhi kebutuhan pembelajaran jarak jauh.Proses simbolis penandatanganan nota kesepahaman sebenarnya dilakukan dalam bentuk webinar.Petugas perguruan tinggi pun turut serta dalam pertemuan pada Rabu (26 Agustus 2020). Dirjen Dikti Nizam mengaku puas dengan kerjasama ini. Menurutnya, meski banyak kendala pembiayaan, teknologi yang ada merupakan kebutuhan sehari-hari. “Biaya penggunaan teknologi ini menjadi perhatian kami. Tidak bisa dipungkiri selama pandemi ini, pulsa tiba-tiba beroperasi seperti kereta berkecepatan tinggi. Oleh karena itu, untuk pengoperasian normal proses pembelajaran jarak jauh, kerja sama dengan penyedia jasa telekomunikasi mutlak dilakukan. Itu perlu. ”Nizam juga mengungkapkan, hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan proses belajar guru dan siswa. Ia berharap, seluruh tenaga kependidikan dapat memperoleh manfaat dari layanan yang paling murah dan memiliki cakupan yang seluas-luasnya. “Kami selidiki bahwa rata-rata penggunaan data pendidikan jarak jauh adalah 50 GB per bulan, dan daya beli kuota pembelian masyarakat kurang dari Rp 100.000. Oleh karena itu, pengguna perlu menyediakan layanan internet senyaman mungkin sesuai kantong mereka, kata Nizam. Feby Sallyanto, Direktur Bisnis XLAxiata dan Usaha Kecil dan Menengah, mengatakan paket data disiapkan khusus untuk siswa dan guru, dan ditujukan untuk seluruh perguruan tinggi di Indonesia yang membutuhkan paket data untuk mendukung proses e-learning. — “Our Hope” dalam pandemi ini Selama periode ini guru dan siswa tidak perlu lagi khawatir dengan kesulitan belajar online. Saya berharap paket data pendidikan khusus XL ini dapat menunjang komunikasi dan produktivitas siswa dan tenaga pendidik, ”tambah Feby, melalui kerjasama dengan Administrasi Umum Dikti, XL Axiata Memberikan solusi digital untuk dunia pendidikan dalam bentuk paket software dengan kuota khusus dan aplikasi kolaboratif selama pandemi. Dengan menggunakan paket ini, siswa dan pengajar akan mendapatkan keuntungan dari kuota tertentu untuk pembelajaran jarak jauh tanpa perlu khawatir kehabisan kuota untuk keperluan lain. Oleh karena itu, XL Axiata juga telah bekerja sama dengan semua aspek penyelenggara sistem manajemen pembelajaran (LMS) dan menjalin kemitraan dengan lembaga pengajaran lain untuk meningkatkan manfaat yang akan diterima siswa dan guru. Paket kuota internet gratis 30 GB yang disediakan khusus untuk pelajar dan pelajar.Untuk terus mendukung pendidikan jarak jauh Indonesia (YP) dan mengatasi kendala akses Internet yang dihadapi masyarakat, XL Axiata juga meluncurkan program khusus berupa: untuk pelajar dan mahasiswa. Paket internet disediakan secara gratis oleh mahasiswa.

Program ini merupakan paket internet khusus dengan kartu AXIS, yang memungkinkan mahasiswa memperoleh kuota data gratis sebesar 30 GB yang dapat digunakan untuk mengakses aplikasi yang paling sering digunakan di PJJ. Feby Sallyanto mengatakan, XL Axiata yakin memiliki tanggung jawab untuk mengurangi beban masyarakat dan berupaya menjaga anaknya tetap di PJJ hingga wabah Covid-19 masih menyebar sebelum bisa dilakukan pendidikan tatap muka. Saya berharap program khusus ini dapat digunakan semaksimal mungkin sesuai dengan kebutuhan PJJ untuk mengurangi masalah harga paket internet PJJ. Feby menambahkan, paket software khusus tersebut sudah mulai didistribusikan ke sekolah dan kampus di Indonesia secara gratis untuk mendukung proses PJJ. Paket software ini khusus disediakan untuk pelajar dan pendidik serta didukung oleh jaringan data XL Axiata yang luas. XL Axiata telah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan merasa berkewajiban untuk memberikan bukti yang dapat digunakan langsung oleh siswa dan guru di Indonesia. Paket khusus untuk pelajar melalui kartu AXIS ini memberikan dua bulan akses internet gratis. Mahasiswa memiliki total kuota gratis sebesar 30 GB dan dapat menggunakan paket ini untuk mengakses berbagai aplikasi penunjang pembelajaran dan YPPTerbagi menjadi dua paket yaitu kuota meeting sebesar 15 GB yang dapat digunakan untuk mengakses aplikasi yang dapat digunakan guru untuk mengirimkan materi atau materi pembelajaran dan mengirimkan pekerjaan rumah yaitu Microsoft Teams, Zoom, Google Meet, Google Hangout dan Google Classroom. Selain itu, kuota pendidikan adalah kuota 15 GB lainnya yang dapat digunakan untuk mengakses aplikasi yang menyediakan materi pembelajaran, seperti Udemy, Teacher Room, Zenius, dan Your School.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *