Reporter Jakota Tribunnews Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM- Dalam era digital ini, terutama dalam jarak sosial, transaksi tatap muka lebih umum dan hampir budaya.

Dari membeli makanan, pakaian, ponsel, kendaraan, dan bahkan mencari pembantu rumah tangga, pengemudi, guru swasta, layanan antar-jemput, dll -Pembeli potensial dari barang atau jasa ini ingin memastikan bahwa mereka yang berkomunikasi dengan mereka adalah nyata.

Ini adalah kondisi yang diperlukan untuk menghindari penipuan dan meningkatkan rasa aman dan nyaman selama interaksi untuk menghindari hal-hal yang tidak perlu.

Aplikasi MY ORIGINAL adalah aplikasi seluler yang dirancang untuk menggunakan teknologi pengenalan wajah dan vitalitas sebagai metode untuk memverifikasi seseorang melalui selfie dan kartu ID (KTP, kartu SIM, dan paspor).

Baca: Hari Teror Wah ga Bahorok, sapi, kambing dan anjing menjadi korban

Baca: Naff Guitar Chord-Remember Me dari Key C: Tenggelamnya cinta membuatku mabuk

itu mudah Kegunaan membuat aplikasi tersedia untuk semua orang yang membutuhkannya, dan ketika saya secara resmi membukanya untuk umum dan dapat menggunakannya secara gratis.

Jika pembeli potensial mencurigai penjual, pembeli potensial dapat segera mengirimkan tautan www.sayaas.li ke penjual untuk diperiksa.

Baca: “Potret Putri Charlotte” mendistribusikan spageti kepada orang tua, dan menerbitkan “Kate Middleton” pada peringatan 5 tahun.

Tautan dapat dikirim melalui SMS, SMS, WhatsApp, WeChat, telegram atau media sosial lainnya. — Penjual dapat segera memeriksa tautan yang diterima dan membagikan hasil verifikasi dengan pembeli melalui SMS.

Pembeli akan menerima hasil verifikasi dalam bentuk foto selfie, tanggal, waktu dan jenis kartu ID yang digunakan oleh penjual dalam proses verifikasi.

ASLI RI, penulis verifikasi sistem biometrik perusahaan di bidang ini telah mengusulkan aplikasi yang disebut MY ORIGINAL.

“RI ORIGINAL menyediakan solusi ini secara gratis untuk mendukung jarak sosial dan bekerja dari rumah untuk membantu orang merasa lebih aman dalam interaksi online sosial dan bisnis,” Komisaris AS ORIGINAL RI Robert Rompas Sabtu (5 Februari 2020) berkata. “Dalam keadaan khusus, solusi khusus diperlukan. Mari kita ciptakan budaya perdagangan yang lebih aman untuk membantu perekonomian Indonesia mempertahankan perkembangan ini selama pandemi Covid-19. “

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *