Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Perusahaan jasa pusat data PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) memperoleh International Certificate of “Conformity Certificate ANSI / TIA-942-B: 2017 Rank 3” yang diterbitkan oleh Enterprise Product Integration Pte Ltd (Indonesia) di Indonesia (EPI), berkantor pusat di Singapura.

Sertifikasi ANSI / TIA-942-B: 2017 ini adalah pembaruan dari sertifikasi desain ANSI / TIA-942: 2014 sebelumnya. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa bagian penting dari infrastruktur data center GTN telah mencapai standar data center kelas dunia di bidang konstruksi, permesinan, kelistrikan dan telekomunikasi. Klien mendapatkan layanan pusat data bersertifikat dalam hal fasilitas. Pada Kamis, 25 Juni 2020, Wahyudi Chandra, CEO Graha Teknologi Nusantara, dalam pertemuan GTN data center Bekasi dengan mitra virtual mengatakan: “Kami bangga dengan pencapaian ini, khususnya untuk kategori data center besar. “Bagi Wahyudi, sertifikasi ini membuktikan bahwa infrastruktur yang disediakan GTN merupakan fasilitas dan layanan terbaik yang diberikan Indonesia kepada dunia usaha dalam proses transformasi digital.

“Pelanggan kami bukan Anda. Anda harus memperhatikan layanan data center GTN yang aman karena kami menerapkan standar kualitas yang ketat,” tambah Wahyudi. Telah lulus peringkat dan sertifikasi standar pusat data global utama.

“Ketika pelanggan menggunakan GTN untuk menyebarkan infrastruktur penting mereka, mereka dapat yakin bahwa infrastruktur mereka dilindungi oleh langkah-langkah keamanan yang kuat dan bahwa infrastruktur tersebut sesuai dengan standar TIA-942”, Edwards, Presiden dan CEO EPI Group Kata Edward van Leent (Kata Edward van Leent) kata.

Baca: Penggunaan pusat data dapat mendorong pertumbuhan pasar digital

Sertifikasi tersebut juga menunjukkan bahwa pusat data GTN dapat dipertahankan dalam berbagai bentuk tanpa harus ditutup, dan mendukung penuh operasi 24/7. Edward melanjutkan: “GTN memilih sertifikasi standar TIA-942 karena tidak hanya untuk sistem kelistrikan dan mekanik, tetapi juga untuk telekomunikasi, keselamatan kebakaran, dan faktor lain yang penting untuk infrastruktur kritis dengan ketersediaan tinggi,”. Sertifikat antara PEV perwakilan Singapura dan GTN perwakilan Jakarta ini unik karena dilakukan secara online, dengan memperhatikan pandemi Covid-19 dan perkembangan masa transisi PSBB di Jakarta dan sekitarnya. Pertemuan tersebut dihadiri oleh mitra bisnis yang hadir melalui pertemuan online.

Pusat data GTN terletak di area seluas 15.000 meter persegi, yang dapat melakukan “penghitungan skala besar”, dan menyediakan fungsi dalam gedung berlantai dua yang dapat menampung 2000 rak server. — Pusat data GTN menggunakan sistem keamanan SECOM yang telah terbukti, yang merupakan standar sistem keamanan Jepang. Teknologi ramah lingkungan untuk pusat data GTN adalah Cold Aisle Containment System (CACS), yang telah terbukti menjadi pilihan terbaik dalam peralatan pendingin rak. Beralih kembali ke catu daya utama dengan dua catu daya redundan yang diaktifkan secara bersamaan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *