Reporter Tribunnews.com Lita Febriani mengabarkan bahwa E-commerce Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Shopee berhasil membantu 20.000 produk UMKM Indonesia untuk diekspor ke negara tetangga.

Pejabat Kebijakan Humas dan Humas Shopee Indonesia Radtyo Triatmojo mengatakan, awalnya hanya 10 UMKM yang berhasil mengekspor ribuan produknya ke luar negeri. – Awalnya kami hanya melibatkan 10 seller dan hanya menyediakan ribuan produk, namun tahun ini 20.000 produk UMKM Indonesia sudah masuk ke pasar Singapura dan Malaysia. Produknya jutaan, “kata Radit di webinar Shopee yang digelar bersama UMKM, Rabu (12/8/2020).

Baca: Untuk meningkatkan produktivitas UMKM saat pandemi, Shopee mengembangkan berbagai Aktivitas Penjualan

Baca: Edukasi Peserta UMKM, Bank Sinarmas Gandeng Shopee

Shopee berencana Tingkatkan Tujuan Ekspor Produk UMKM Indonesia .

Negara tujuan ekspor selanjutnya adalah Filipina, namun karena Covid- Dengan 19 pandemi, Shopee harus menunda rencananya.

“Kami akan memperluas ekspor ke negara lain, termasuk Filipina, tapi sayangnya, minggu lalu, jika saya ingat benar, Filipina baru saja mengumumkan resesi, jadi kami Akan ditunda dulu, “jelasnya.

Bos Adinda Serut Hijab Noviana Adinda Putri mengungkapkan bahwa dia selalu ingin mengekspor produknya, Namun, itu dibatasi oleh biaya transportasi yang tinggi. Pelanggan luar negeri membeli produk kami. ” Dalam enam bulan pertama mengekspor, sebagian besar pelanggannya datang dari Malaysia dan Singapura.

Selain itu, pemilik Serut Hijab di Adinda juga mendapat bantuan dari tim Shopee yang memberikan nasehat atas kegiatan ekspornya. – “Produk kami paling laris di Singapura dan Malaysia. Saya menemukan volume ekspor memang tinggi. Tim Shopee juga membantu saya karena mereka memberi tahu saya kegiatan promosi mana yang bisa kami ikuti dalam ekspor ini. Ding Da mengatakan mereka Ini juga membantu memperluas jaringan konsumen kami, dan produk kami semakin dikenal oleh negara tetangga.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *