Reporter Tribunnews.com Laporan Fahdi Fahlevi-JABARTA TRIBUNNEWS.COM-Pelaksana Tugas Direktur Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hasan Chabibie mengungkapkan, pihaknya hanya mengalokasikan kuota bantuan internet umum sebesar 5 GB untuk pembelajaran jarak jauh ( YPP). Hasan menilai kuota internet sengaja dibatasi agar pelajar bisa fokus ke internet. Hasan mengatakan pada konferensi pers online pada hari Selasa: “Gunakan kuota untuk membantu pembelajaran.

” Bagaimana saudara dan saudari kita terus belajar. Ini adalah faktor kuncinya. Kita bisa menjaga vitalitas belajar. / 29/2020).

“Selama mereka menggunakan aplikasi atau video conference. Mereka tetap bisa melakukan kegiatan belajar,” tambah Hassan. — Kuota umum dapat digunakan untuk membuka aplikasi lain. Namun, seorang ahli mengatakan bahwa fokus dari bantuan ini adalah untuk mempromosikan pembelajaran jarak jauh. Dan Whatsapp. Aplikasi ini sudah masuk dalam kuota pembelajaran karena sering digunakan untuk pembelajaran jarak jauh.

“Bagaimana orang mengerjakan pekerjaan rumah mereka? Bagaimana orang melakukan konferensi video dan bagaimana orang berinteraksi. Ini merupakan bagian terbesar dari proses belajar keluarga. Nadiem PAN MP menerima keluhan tentang kuota internet yang tidak perlu selama PJJ Legislator: Bukan hanya-kita gunakan sebagai bagian dari “kuota penelitian”, “kata Hasan” .- Seperti kita ketahui bersama, pemerintah telah menjadi guru dan siswa. Dari September 2020 hingga Desember 2020, untuk siswa Anggaran yang diberikan telah meningkat sebesar 7,2 triliun rupiah.

Bantuan kuota internet ini diberikan kepada empat kelompok, yaitu siswa PAUD, siswa di jenjang pendidikan dasar dan menengah, pendidikan anak-anak dan pendidik sekolah menengah pertama, dan tentunya siswa Dan guru .

Siswa PAUD mendapat 20 GB, siswa SD dan SMP 35 GB, pendidik PAUD dan jenjang pendidikan dasar 42 GB. Siswa dan guru mendapat kuota 50 GB.

Kuota dibagi untuk semua jenis Kuota reguler untuk aplikasi dan kuota pembelajaran untuk aplikasi dan aktivitas pembelajaran saja.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *