Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Otoritas Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kembali mengingatkan masyarakat, khususnya investor yang berinvestasi di cryptocurrency, untuk memperhatikan perusahaan penyedia jasa perdagangan crypto ilegal. — Pimpinan Bappebti Tjahja Widayanti menegaskan, pihaknya akan memberlakukan sanksi tegas kepada penyedia layanan penukaran mata uang kripto tidak terdaftar yang beroperasi di Indonesia dengan alias ilegal. Hingga akhir Juli 2020, hanya 13 perusahaan penyedia layanan penukaran cryptocurrency di Indonesia yang telah memberikan lisensi ini.

Tjahja mengatakan, karena ke-13 perusahaan tersebut telah menerapkan serangkaian prosedur administrasi dan dinilai telah memenuhi seluruh regulasi terkait untuk memasuki industri baru. Baca: Tertarik berinvestasi di bursa cryptocurrency? Inilah 13 pedagang cryptocurrency yang terdaftar secara resmi di Bappebti- “Menurut Peraturan Bappebti No. 3 Tahun 2020, tentang Bappebti pada 2019 Amandemen ketiga atas Peraturan No. 5, yang melibatkan penerapan peraturan teknis untuk pasar fisik aset kripto di Brasil. Tjahja mengatakan pada hari Jumat, 24 Juli 2020: “Di bursa berjangka, transaksi yang menjadi pedagang potensial dari aset berwujud Batas pendaftaran untuk institut adalah 29 Mei 2020. Baca: Bagaimana peluang berinvestasi di pandemi cryptocurrency? ”Ia menjelaskan bahwa saat ini tidak ada lagi bursa yang mendaftar ke Bappebti sebagai calon pedagang aset kripto.

Tjahja mencontohkan karena hanya ada 13 Untuk perusahaan yang terdaftar, jika ada penyedia layanan perdagangan kripto yang menjalankan software di luar lisensi Bappebti, maka akan dianggap ilegal dan dikenakan sanksi. Ion mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia.

Baca: Dorong edukasi cryptocurrency, Binance diadakan Persaingan dagang-kegiatan perdagangan ilegal dianggap curang, dan keamanannya tidak dapat dijamin .- “Ia menjelaskan,” Bappebti akan bekerja sama dengan unit Waspda Investasi OJK untuk menindak pihak-pihak yang tidak berwenang. Action. “Tjahja .

Sebagai informasi, saat ini terdapat 13 perusahaan resmi yang telah diberi izin oleh Bappebti untuk melakukan bisnis di Indonesia. 13 perusahaan tersebut antara lain:

1. PT Crypto Indonesia Berkat (Tokocrypto), 2. PT Bursa Upbit Indonesia (Upbit), 3. PT Tiga Inti Utama (Triv), 4. PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax), 5 PT Pintu Anywhere (Pintu), 6. PT Zipmex Ex mengubah Indonesia (Zipmex), 7. PT Bursa Kripto Prima (Bicipin), 8. PT Luna Indonesia Ltd (Luno), 9. PT Rekeningku Dotcom Indonesia (Rekeningku), 10. PT Bursa Digital Indonesia (Bursa Digital Indonesia), 11. PT Cipta Koin Digital (Koinku), 12. PT Triniti Investama Berkat (Bitocto) 13. PT Plut Digital aset onext.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *