TRIBUNNEWS.COM-Dalam pandemi ini belum ada kesimpulannya. Begitu pula dengan kondisi ekonomi yang dialami oleh usaha kecil dan menengah (UKM). Oleh karena itu, iming-iming modal dan bangkrut bisa menjadi pilihan bijak bagi UKM.

Setidaknya, dorongan ini dilaksanakan oleh Paybang, usaha kecil dan menengah (37) di Paybang, yang memutuskan untuk menjual kue secara online. — Orang-orang terdekat Ayub awalnya meragukan prospek berjualan kerupuk Palembang, karena mereka percaya kerupuk tersebut tidak bisa menghasilkan banyak uang, apalagi ketika wabah penyakit sepertinya tak kunjung usai. Namun, dalam pandemi inilah ia memanfaatkan kesempatan itu untuk mulai menjual biskuit ikan secara online di pasaran.

Melalui telepon Tribunnews, Jumat (14/9/2020), Ayub menjelaskan betapa ketekunan membuktikan ketekunan. Sebaliknya – dia menghasilkan puluhan juta dolar hanya dengan berdagang cookie!

Lakukan sendiri

Di hari kedua Pembatasan Sosial Palembang (PSBB), Ayub memulai bisnisnya dengan uang yang paling sedikit.

Dia memilih untuk menjual biskuit karena alasan yang bagus. Selain memiliki peluang bagus (siapa orang Indonesia yang tidak suka kue?), Dia yakin toko biskuit berbeda dengan toko lain.

“Saya putuskan untuk jual biskuit. Cookies, karena peluangnya bagus. Saya sudah cek toko biskuit lain terutama toko online, dan biskuit Palembang tidak laku. Harganya juga lebih mahal. Saya Mau jual kerupuk Palembang dengan harga sangat murah, “kata Ayub kepada Tribunnews.

Selain itu, ia mengatakan telah menjual lebih dari 90 jenis kerupuk Palembang yang bisa didapatkan di pasar Tokopedia. Toko kerupuk online bernama Pabrik Biskuit Palembang.

Bisnis online ini dijalankan oleh Ayub sendiri. Dia sering bangun pagi, membeli stok dari pabrik biskuit Palembang, dan menangani akses ke akun toko online miliknya. Pesan, kemas produk dan kirimkan melalui jasa pengiriman.

“Semua yang saya lakukan sendiri, dari perjalanan ke setiap pabrik, ‘check-in, pengepakan, dan transportasi. Saya harus bangun jam lima pagi. Jadi meskipun saya harus tidur selama tiga jam, saya harus menjamin Tidur yang cukup, ”Ayub mengaku sudah meninggal. Ayub mengatakan dia membutuhkan lebih dari 15 jam sehari untuk mengurus penjualan biskuit. Ia mengunjungi lebih dari 10 pabrik untuk menyimpan berbagai jenis biskuit.

“Kamu juga butuh ketangkasan, apalagi karena biskuitnya sudah kadaluwarsa. Pagi-pagi harus bangun dan bawa biskuit ke pabrik. Ayub bilang:“ Aku sudah ambil alih 10 pabrik dan ada puluhan di Palembang pabrik.

Omzet menarik dari penjualan kerupuk online

Kerupuk ikan mentah asal Palembang masih mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia.Sekarang semua orang dapat dengan mudah dan praktis membelinya melalui gadget. Dan Seperti halnya pabrik biskuit Palembang, hingga saat ini pabrik tersebut telah menjual lebih dari 4.900 produk biskuit.Dalam enam bulan penjualan, Ayub masih menerima sekitar 15 hingga 20 pesanan dari akun Tokopedia, dan total 60 produk biskuit terjual setiap harinya. Hingga 200 bungkus!

Menguak rahasia memasak, Ayub mengaku berhasil meraup omzet tanpa main-main. Rata-rata penghasilan kotor per bulan adalah Rp 2 juta per bulan. Bahkan, Hanya dalam dua bulan penjualan, dia telah mendapatkan omset puluhan juta rupee!

“Saya memeriksa saldo puluhan akun. Tapi, karena ada pesanan setiap hari, dana mengalir cepat setiap hari, “ujarnya gembira.

Pasar membantu meraih hasil luar biasa – Prestasi luar biasa ini membuktikan tekad Jobs Ruck. Strategi penjualan biskuit sudah lama saya rencanakan, terutama ketika saya memutuskan untuk menjual melalui Tokopedia. Menurutnya inilah pasar penjualan produk terbaik.

“Saya meneliti dan mempelajari beberapa toko online, mengapa saya memilih Tokopedia . Karena saya melihat Tokopedia memiliki jumlah pengunjung yang sangat besar, dan memang saat ini merupakan salah satu pasar terbesar, “tambah Ayub.Belum pada September 2020, biskuit ikan yang dijual di Pabrik Biskuit Palembang di Ayub menjangkau hampir seluruh nusantara. Dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Indonesia bagian timur.

“(Banyak pelanggan setiap hari) ke Jawa. Kalimantan dan Sulawesi juga ada. Selama ini, pesanan umum dan tempat-tempat lain berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) Ada juga Bali, Medan, Batam, Boirali, Surabaya, dan Padang yang sebetulnya ada di Timur Jauh Indonesia. Tokopedia .

Lagi-lagi dia sangat bersyukur bisa mendorong produknya Ke pasaran, dia tidak pernah menyangka bahwa menggunakan semua fitur Tokopedia bisa menarik banyak pembeli, tapi saya berusaha semaksimal mungkin untuk mempelajari semua fitur Tokopedia., Saya cek google dan kadang nonton youtube. Saya coba semuanya. Saya Fungsi periklanan otomatis juga dimaksimalkan di Tokopedi a, dan fungsi headline juga digunakan, ”kata Ayub. Ada puluhan hingga ratusan order setiap hari, dan omzet puluhan juta terus berlanjut.Akhirnya, Job’s Reck membuktikan kepada masyarakat sekitar bahwa dia mampu mewujudkan semangat bisnisnya dengan segera!

Penulis: Bardjan / Editing: Dana Delani

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *