Reporter Tribunnews mengabarkan, Choirul Arifin

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-2020 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi industri telekomunikasi Indonesia. Pertumbuhan negatif minus 7,3 %.Pada awal tahun 2020, hampir semua sektor sosial ekonomi dan sosial terkena dampak badai pandemi Covid-19 dari Wuhan, China. — Pandemi ini telah menyebabkan banyak sektor ekonomi meninggalkan kelesuan dan bahkan terhenti, karena interaksi masyarakat telah membatasi untuk mencegah penyebaran virus berbahaya ini.

Industri telekomunikasi di bidang kesehatan juga terkena imbas pandemi mematikan ini. Dalam banyak hal, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memainkan peran penting dan merupakan tulang punggung perang melawan penyebaran virus ini.

Baca: Berbagi infrastruktur telekomunikasi tidak akan menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat

CEO Uday Rayana Selular Media Network mengatakan, situasi pandemi menyulitkan sektor TIK untuk menyediakan layanan bagi banyak sektor industri yang sangat bergantung. Bertahan dalam kondisi pandemi, selamatkan bisnis mereka dan raih pertumbuhan.

“Para pelaku industri harus mampu beradaptasi dengan perkembangan TIC. Pelaku industri TIK juga dihadapkan pada tantangan untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan pelaku industri lainnya agar dapat bertahan dalam kondisi yang sulit. Di tahun 2020 belakangan ini Pada Penghargaan Selular ke-17 pada tahun 2015, grup partainya sekali lagi mengadakan Penghargaan Selular ke-17 pada tahun 2020.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *