Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bagi yang masih memiliki ponsel ilegal atau pasar gelap wajib segera waspada, karena mulai 15 September 2020 akan diberlakukan aturan pemblokiran ponsel. Asosiasi Operator Telekomunikasi Indonesia (ATSI) Marwan O. Baasir mengatakan, persiapannya saat ini masih dalam tahap finalisasi.

“Sesuai jadwal, ‘harap berakhir di sini,’ kata Marwan, Jumat (9 November 2020).

Penerapan aturan pemblokiran ponsel ilegal melalui IMEI seharusnya sudah dilaksanakan pada 18 April. Pelaksanaannya dimulai.

Namun, rencana tersebut ditunda dan direvisi menjadi 24 Agustus. Target pelaksanaan pada 31 Agustus ditunda – namun, target tersebut tidak tercapai hingga September 2020. Kata Marwan, dikarenakan pengelolaan administrasi Soal, jadwal pemblokiran ponsel ilegal terus ditunda. ATSI belum menyerahkannya ke pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Mesin CEIR sedang memverifikasi registrasi identitas perangkat milik operator seluler ( EIR) Data mesin. -Pada saat itu, ATSI masih menunggu pemerintah mengeluarkan laporan resmi di database yang berisi impor TPP dan produksi TPP.

Namun, Ma Wan mengatakan database sudah masuk proses mobile.Semuanya sudah ada di sistem. Sekarang sedang menunggu migrasi dari cloud CEIR ke hardware CEIR, ā€¯jelasnya. Mesin CEIR nantinya akan dikelola oleh Kementerian Perindustrian bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Bacaan: 21,7 Juta Nomor HP Pelajar dan Budaya yang Mendapat Manfaat dari Pemberian Kuota Internet yang Terdaftar oleh Kemendiknas

Bacaan: Meski Dengan Aturan Pemblokiran IMEI, Smartphone Pasar Gelap Masih Bisa Digunakan, Itu Alasannya -Perlu diperhatikan bahwa pemerintah menggunakan mekanisme pemblokiran daftar putih. Daftar putih biasanya berlaku, dan hanya ponsel dengan nomor IMEI resmi dan terdaftar yang dapat menerima sinyal operator.

Telepon BM yang diblokir adalah telepon BM yang belum diaktifkan atau terhubung ke operator telepon seluler manapun. Artinya ponsel BM yang dibeli dan dikoneksikan ke jaringan operator seluler tetap dapat digunakan.

Ismail, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, membenarkan Ismail bahwa ponsel ilegal akan diblokir pada 15 September. – “Saya mendapat laporan dari ATSI yang menyatakan bahwa sistem harus diimplementasikan pada 15 September. Ismail mengatakan bahwa sistem Central Equipment Identity Registration (CEIR) saat ini sedang diperbaiki (Tribun Network / har / kps / wly)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *