Sekolah Ilmu Komputer di Universitas Mercu Buana (FIK-UMB) di kampus TRIBUNNEWS.COM-Meruya di Jakarta menyediakan pelatihan bagi guru dan siswa Kalidares SMA Negeri 56 di Jakarta Barat. Acara ini mengumpulkan sekitar 35 peserta dan menggunakan laboratorium komputer SMA Negeri 56, Rabu (2/5/2020).

Dalam kegiatan ini, guru dan siswa menerima pelatihan harian dan proses pembelajaran tentang penggunaan alat Google-UMB, Afiati S.Si, MT, Desi Ramayanti, S.Kom, MT dan Sabar Rudiarto, S.Kom , Jumlah mahasiswa M.Kom dan FIK-UMB. — Salah satu alat Google yang digunakan untuk pelatihan ini adalah Google Sheets untuk menulis buku dan membuat kuesioner online.

Kemudian, guru dan siswa dapat menggunakan kuesioner ini untuk mendapatkan data dan mengumpulkan sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

Baca: Permintaan pedagang logistik meningkat, Fuso Optimistic dapat menjual 46.900 truk pada tahun 2020

Pelatihan ini dilakukan langsung melalui Internet, dan setiap peserta memiliki akun Google. — Baca: Amati bahwa Perusahaan Kendaraan Komersial DFSK Indonesia memiliki Verssi Electric

Anita Ratnasari, kepala penyelenggara pelatihan, mengatakan para peserta tampak sangat antusias dan berinteraksi dengan instruktur selama proses pelatihan.

Anita Ratnasari menjelaskan bahwa rencana tersebut adalah kegiatan pengabdian masyarakat dan bagian dari rencana Tri Dharma College. Perguruan tinggi bekerja sama dengan departemen pendidikan Jakarta Barat 1.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk pengajar FIK-UMB yang berpartisipasi dalam memberikan pengetahuan komputer dan komputer untuk mendidik kehidupan bernegara. Rencana pelatihan yang diberikan hari ini adalah salah satu dari serangkaian kegiatan pelatihan yang akan diberikan di Sekolah Menengah Barat di Jakarta.

Ada juga beberapa topik pelatihan, seperti pelatihan cara menggunakan multimedia untuk membuat bahan ajar interaktif untuk guru.

Dia berharap kursus pelatihan ini dapat dilakukan satu kali setiap semester, agar memiliki dampak yang lebih besar pada guru dan siswa, sehingga pengetahuan yang diperoleh guru dan siswa dapat digunakan untuk kegiatan mengajar.

Sains dan teknologi informasi yang disediakan melalui layanan masyarakat juga harus dapat melakukan kegiatan belajar mengajar yang lebih inovatif. — Sri Yulianingsih dan Masudi, wakil direktur Sekolah Menengah Atas Nasional 56, percaya bahwa program pelatihan ini sangat berguna untuk meningkatkan teknologi informasi dan keterampilan komputer para guru dan siswa.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *