Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Lembaga Syariah Jakarta-LinkAja dan masyarakat dari seluruh lapisan masyarakat secara resmi telah menandatangani ikrar untuk bekerja sama dalam mendukung penerapan uang elektronik syariah. Bentuk dukungan terhadap program Gerakan Non Moneter Nasional (GNNT).

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442, penandatanganan kerjasama ini ditandatangani bersama dengan Komite Ekonomi dan Keuangan Negara Islam (KNEKS), dan dengan bantuan Wakil Presiden. Presiden Marouf Amin. Haryati Lawidjaja, CEO LinkAja, mengatakan dalam webinar pada hari Selasa: “Perayaan Tahun Baru Islam melalui LinkAja dan KNEKS Islamic Services merupakan komitmen LinkAja untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi dan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Bentuk “/ 25/2020).

Baca: OJK mengawasi ratusan perusahaan fintech, berharap merilis versi syariah

Haryati mengatakan LinkAja menyadari bahwa merupakan tanggung jawab bersama untuk memperkuat dan meningkatkan ekosistem hukum syariah berbasis digitalisasi. Oleh karena itu, sinergi lintas departemen memegang peranan penting. Ia mengatakan: “Dalam rangka merayakan tahun baru Islam, kami sangat berterima kasih kepada Layanan Islam LinkAja yang telah mengundang lebih banyak pihak untuk bergabung dengan ekosistem kami.” – Lanjutnya, LinkAja berharap ekosistem ajaran Islam dapat dikembangkan lebih lanjut agar dapat menyebar ke seluruh Indonesia. Semua sektor masyarakat di semua wilayah.

Dengan begitu, inklusivitas masyarakat melek huruf dan keuangan digital syariah akan meningkat dan mendorong pemulihan ekonomi nasional .

Baca: Fintech Investments Rogoh mengakuisisi Invisee US $ 6,5 juta

Selain penandatanganan niat kerjasama, kali ini Ini juga memperkenalkan cara baru untuk mengaktifkan pengalaman pengguna layanan Islami. LinkAja .

Layanan LinkAja Islami yang baru diaktifkan dirancang untuk memudahkan pengguna baru dalam menggunakannya.

“Pengguna dapat langsung memilih layanan LinkAja Islami saat mendownload aplikasi LinkAja”, tutup Haryati.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *