TRIBUNNEWS.COM-Kata sandi satu kali atau kode OTP adalah kode verifikasi satu kali, biasanya terdiri dari kombinasi acak 6 digit.

Biasanya OTP dikirim melalui SMS atau email, dan biasanya hanya efektif untuk waktu yang singkat (misalnya 2 menit).

Kode OTP biasanya digunakan saat menyelesaikan transaksi atau memasuki akun tertentu.

Ini dapat memastikan bahwa transaksi diselesaikan oleh badan hukum.

Namun terkadang, ketika pengguna melakukan transaksi atau verifikasi, meskipun tidak ada masalah dengan jaringan saat ini, kode OTP sering kali tertunda.

Oleh karena itu, pengguna harus menunggu kode masuk ke ponsel hingga akhir periode pengiriman.

Karena penundaan ini, pengguna mungkin tidak dapat menyelesaikan transaksi atau verifikasi.

Faktanya, banyak layanan yang hanya dapat memberikan satu pengiriman kode OTP. – Wakil Ketua Asosiasi Telekomunikasi Indonesia (ATSI), Merza Fachys memaparkan penyebab masalah tersebut. Merza menjelaskan, hal itu mungkin disebabkan oleh dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, penyedia konten, layanan, atau aplikasi belum menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan operator.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *