Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Aturan pemblokiran ponsel pasar gelap (BM) melalui nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity) masih belum berfungsi sebagaimana mestinya.

Hal ini dikarenakan banyak penjual handphone BM yang mengklaim handphone masuk ke Indonesia secara ilegal dan masih banyak beredar serta tidak diblokir.

Oleh karena itu, telepon seluler BM tetap dapat terkoneksi dengan sinyal dari operator seluler Indonesia. Misalnya, Erwin, pemasok ponsel BM di Batam, mengaku mengecek IMEI dari ponsel BM tersebut.

Meski diketahui belum terdaftar, nyatanya ponsel BM belum didaftarkan. – Dealer ponsel BM lainnya menggunakan nama samaran Tomi untuk mengungkapkan suara yang sama.

Bahkan, ia mengaku ponsel BM tetap memperhatikan konsumen karena masih bisa digunakan secara normal. Saat ini ponsel BM masih dibutuhkan, “kata Tom (Senin) (08/06/2020) kepada Kompas.com.

Baca: Tips memaksimalkan fungsi kamera Vivo V19 untuk mendapatkan efek foto yang lebih besar selain diimplementasikan Selain aturan blokade, Erwin dan Tomi mengakui ponsel BM sendiri masih banyak beredar di Batam-Tom mengatakan selain menjaga posisi pasar yang baik, perbaikannya juga mudah. ​​Biasanya vendor ponsel BM memberikan jaminan perbaikan .

Baca: Galaxy S20 + BTS Edition Buka Pre-Order, Ini Harga dan Tanggal-Selain Penjualnya, Ada Banyak Gadget YouTuber yang Juga Mencoba Beli iPhone SE 2020, Namun Ponsel Ini Belum Resmi Diluncurkan di Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *