Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Program Manajemen Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), digunakan untuk mendaftarkan nama domain yang disetujui orang Jawa (Hanacaraka) dengan Otoritas Alokasi Alamat Nama dan Alamat Internet (ICANN), yang tunduk pada persyaratan pemerintah baru. Ini dinyatakan dalam surat. Didukung PANDI melalui Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi (Kemkominfo).

Tidak hanya itu, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari beberapa aktivis komunitas.

Selain itu, beberapa departemen juga mengatakan mereka akan memberikan surat dukungan. — Diantaranya adalah Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Daftar komunitas yang mendukung aksara Jawa Sega Jabung dan Panjebar, Semangat, budaya Jawa Sastra Tembi Rumah dan Studio Kidang Pananjung Indramayu didukung oleh FIB UGM dan provinsi Yogyakarta, layanan sosial dan budaya masih menunggu dukungan pemerintah kantor.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada kami, karena memang perlu untuk mendukung. Surat dukungan ini menyatakan bahwa aksara Jawa (Hanacaraka) memang bahasa daerah di Indonesia, dan masih banyak hadir oleh Ketua PANDI Yudho Giri Sucahyo pada hari Selasa. (19 Mei 2020) mengatakan dalam siaran pers. — Membaca: Syakir Daulay dan Pro Active Label harus hidup dalam damai, dan kasus ini dapat ditanggung sepenuhnya oleh keluarga-Yudho iklan mengatakan bahwa surat dukungan yang diperoleh nanti akan membantu Untuk mendaftarkan domain skrip Jawa dengan ICANN.

Di sisi lain, acara ini juga bertujuan untuk melestarikan budaya bahasa ibu Indonesia dan menjadikannya bahasa internasional pertama. (IDN) Nama domain Indonesia

Dengan Indonesia Keragaman budaya, juga akan memperjuangkan skrip lain untuk membuat IDN-nya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *