Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Perubahan kebiasaan berbelanja dari offline ke online berdampak pada peningkatan jumlah penjual di pasar. , Ekhel Chandra Wijaya melaporkan jumlah penjual meningkat signifikan sejak Januari 2020.

“Hingga April 2020, ada lebih dari 8 seller di Tokopedia, satu juta. Artinya naik lebih dari 900.000 dibanding 7,2 juta,” ujar Ekhel dalam virtual chat di Jakarta. Rabu (6/6/2020), menurutnya kanal digital sangat penting karena transaksi online dapat menekan penyebaran virus Covid-19 di tempat keramaian.

Baca: Faisal Basri: Akibat Kenaikan Utang Dolar AS, Rupiah Indonesia Menguat. Indonesia Meningkat

“Tokopedia berupaya menyediakan para pegiat bisnis lokal melalui berbagai kerja sama dengan mitra strategis termasuk pemerintah, khususnya UMKM mempercepat adopsi digital, “kata Ekhel. Royal Enfield jualan sepeda motor di Tokopedia — “Tujuannya agar Dara menyediakan panggung terluas bagi UMKM lokal agar bisa terus berjuang di tengah normal baru melalui jalur digital,” tambahnya. -Membaca: Kritik Faisal Basri terhadap rencana PEN: Utang pemerintah jangka pendek dan besar mengalir ke BUMN

UMKM, sebagai penyumbang lebih dari 60% penerimaan negara, harus mendorong pembangunan ekonomi yang terkena pandemi Covid-19 pemulihan.

Salah satu penggiat UMKM lokal yang terus beradaptasi dengan tren adalah Nadya Amatullah Nizar, pemilik bisnis busana muslim Nadjani. Bacaan: RP. Gigi pejabat PLN kehabisan 1 juta token listrik dalam dua hari: ada yang tidak beres, Snap Mulu. . .

Nadjani berdiri pada tahun 2011 dan tetap menampilkan ciri produknya yaitu pola abstrak dengan desain dan warna yang berbeda.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *