TRIBUNNEWS.COM-Ramadan akan segera hadir.

Ramadan adalah bulan di mana semua Muslim harus berpuasa selama satu bulan.

Tujuan puasa di bulan Ramadhan adalah untuk menghindari makan dan minum hal-hal yang akan membatalkan puasa.

Hal pertama yang dilakukan oleh umat Islam adalah mengetahui niatnya.

Baca: Undang-undang tentang hubungan suami-istri pada siang hari di bulan Ramadhan, membatalkan pembayaran wajib untuk Kifarah-Read: Isbat 1st Ramadhan 1441 H diadakan pada tanggal 23 April, ini adalah metode untuk menentukan puasa dini di bulan Ramadhan 2020- Tujuannya agar cepat dan efektif sebagai salah satu pilar yang harus dilaksanakan pada hari puasa ini.

Editor Tribunnews.com, mengutip berbagai sumber dari buku “Fiqh Puasa”, termasuk Dr. Mustaf King, “Dr. Mustafa Bugo” dan “Ali Ali. Al Fiqhul Manhaji Semua Madzhabil Imam Syafi’i di Saiyabaji.

Dan buku “Ath Thaqrirotus Sadidah Fil Masailil Mufidah” ‚Äč‚Äčoleh Hasan bin Ahmad bin ha, mmad bin Salim Al Kaf menjelaskan hal berikut:

1. Harus disebutkan bahwa tujuan puasa di bulan Ramadhan adalah untuk membedakan apakah puasa adalah puasa Ramadhan.

2. Setiap hari memiliki niat, karena setiap hari puasa adalah ibadah yang terpisah. Menurut pemberitahuan terakhir, niat bulanan tidak mencukupi. -Membaca: Ramadhan Pontianak 2020/1441 H kalender puasa, silakan unduh di sini -Baca: Ramadhan ASN, TNI dan POLRI jam kerja, setidaknya 32,5 jam per minggu di bulan Ramadhan – tetapi rencana bulanan Sekali adalah pilihan yang bijaksana, karena memiliki dua manfaat:

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi langsung di konsultasi Islam Ust. Zul Ashfi, S.I. Lc

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Tribunnews.com Islamic Consulting Column

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *