TRIBUNNEWS.COM-Konten berikut ini berdasarkan niat dan petunjuk sholat Idul Fitri serta tata cara dakwah sesuai dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441 H / 2020 M, kami mengimbau masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah.

Orang yang shalat Idul Fitri di rumah bisa melakukannya sendiri, tanpa dakwah, dan jika berjamaah dilakukan dengan cara Quba. -Apakah sudah sesuai dengan ketentuan DPR tentang pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441 H / 2020 M Nomor 04 / DP-P.XIII di Kota Ulimas, Jawa Tengah, Indonesia? V / V pada tahun 2020.

Baca: MUI Larang Sholat Idul Fitri Lewat Siaran Langsung: Solusinya Bukan Cara Virtual

Bacaan: Edaran Muhammadiyah Ajak Umat Sholat Idul Fitri Di Rumah, dan di Lapangan

Gara-gara Covid-19 Dengan tingkat penularan yang tinggi, MUI di Jawa Tengah menyerukan shalat Idul Fitri di rumah.

Perlu diketahui bahwa pelaksanaan sholat Idul Fitri adalah hukum. Mandiri dan tidak berubah, diucapkan dalam bahasa Kutaba dalam jemaah.

Selain itu, pelaksanaan shalat Idul Fitri dimulai ketika tidak ada Ajahn dan Ikama, cukup ucapkan “Ash salatu jami’ah”. Sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri mohon dibaca maksudnya: — Ushalli sunnatan li’Idil Fitri rak’ataini sunnatan lillahi ta’ala

Punya pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi langsung dengan Ust’s Islamic Consultation. Zul Ashfi, S.I. Lc

Kirim pertanyaan Anda ke consult@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Kolom Konsultasi Islam Tribunnews.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *