TRIBUNNEWS.COM – Komite Ulima Indonesia (MUI) meminta masyarakat untuk berdoa di rumah untuk Idul Fitri pada hari Minggu (24/5/2020).

Seruan tersebut juga dengan jelas dinyatakan dalam MUI Fatwa edisi ke-28 bahwa pedoman 2020 untuk takbir dan sholat Idul Fitri selama pandemi Covid-19.

Presiden MUI Abdullah Jaidi (Abdullah Jaidi) mengatakan bahwa panggilan ini bertujuan untuk menghindari “kemungkinan kerugian.” “Shalat Idul Fitri tidak dilarang, tetapi kami memperhitungkan Mafia Darul Muk. Metode Damon Ala Jabil Maslih. “

Jumat, dia mengatakan kepada Kantor Kementerian Agama (22/5/2020),” Kami menghindari kerusakan, menghindari kerusakan, tanpa khawatir, ” Dia mengutip Kementerian Agama. -Dia berkata: “Berdoa pada hari Jumat, kita hanya bisa mengatakan bahwa itu hanya dapat dilakukan di rumah, ini adalah suatu keharusan. Selain itu, sholat Idul Fitri adalah hadits.” Masjid Agung-Baca: Menurut para ahli gizi, 8 tips untuk tetap sehat selama periode normal baru 2020 Idul Fitri-MUI juga merekomendasikan untuk menyatakan doa Idul Fitri hijau di rumah.

Menurutnya, jika salat dilakukan di alam terbuka, sulit untuk menggelar arisan.

Jadi ini akan berdampak pada sulitnya menghindari kemudharatan seperti penyebaran Covid-19. Jaidi berkata: “Kita harus sabar, dan Tuhan akan, jika kita sabar, kita akan melakukan yang terbaik.” Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan Konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi, S.I. Lc

Kirim permintaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Bagian Ajaran Islam Tribunnews.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *