TRIBUNNEWS.COM – Di akhir Ramadan dan di pintu masuk Idul Fitri (Sidawal Idul Fitri), umat Islam didorong untuk melakukan banyak nyanyian pujian untuk memuji Allah.

Salah satu caranya adalah dengan melafalkan solois’Allah ‘Akbar’, karena ini juga merupakan semacam rasa terima kasih atas rahmat yang diberikan kepada Allah.

“Dan tingkatkan jumlah Anda, biarkan Allah menghormati Anda atas saran yang ia berikan kepada Anda, dan biarkan Anda bersyukur untuk ini” (QS. Al Baqarah: 185)

Menurut Ibn Cahill (Ibn Kathir) mengutip ibnukasironline.com, ayat ini berarti: “Setelah menyelesaikan ibadah, Anda harus membaca ayat yang dibacakan kepada Allah.”

Dia juga menjelaskan, “Dalam Selama sholat Idul Fitri, beberapa ulama membantah ayat Takbilan Islam ini. “

dijelaskan dalam mausu’ah Fiqhiyyah Al Kuwatiyyah (13/213):” Kebanyakan ahli hukum percaya bahwa Selama Idul Fitri, Takbilan harus direkomendasikan dengan suara Jal (keras) .- Membaca: Orang-orang yang mandi di Junub setelah Imsak atau Subuh? Toilet wajib

Membaca: Apa malam Lailatul Qadar ? Apakah ini terkait dengan Quran Nuzulul?

Pemerintah Indonesia hanya mengingatkan untuk berdoa untuk identitas dengan keluarga di rumah .

Untuk pelaksanaan takbir, saya juga ingat untuk tidak melakukan ini .

Ini memperhitungkan korona Virus ini terus menyebar .——————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————— Pekerjaan dari virus ini terus tersebar. Dari malam, sehari sebelum shalat Idul Fitri .

Kedua, bangun dari pagi dan berpartisipasi dalam sholat Idul Fitri .

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Langsung di Uster (Ust) di Konsultasi Islam Zul Ashfi (SSI, Lc) -Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com- untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Bagian Islamic Advisory dari Tribunnews.com.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *