TRIBUNNEWS.COM-Di musim pandemi korona saat ini, beberapa orang khawatir tentang status kekebalan tubuh mereka dan ragu untuk berpuasa.

Ingat, untuk mencegah penyebaran coronavirus, dorong orang untuk tetap sehat dan mempertahankan kekebalan atau kekebalan,

karena itu, ‘kekebalan seseorang akan meningkat. Apa yang harus Anda lakukan jika Anda menarik diri dari bulan Ramadhan agar tidak terinfeksi oleh virus korona untuk mempertahankan kekuatan fisik?

Ustaz Taufiqurrahman (Ustaz Taufiqurrahman) mengatakan kewajiban berpuasa dari Allah dalam ayat 183 Al-Qur’an.

“” “Jelas, itu tidak diperbolehkan. Ustaz Taufiqurrahman di jaringan Magentic dari Program Ramadhan Tajik mengatakan bahwa dalam panggilan doa tengah malam, fajar pertama dan kedua dari niat kedua tidak dapat melakukan hal-hal untuk membatalkan puasa , Termasuk makan dan minum.

Ustaz melanjutkan, karena dia juga menekankan bahwa ketika iman meningkat, peran sistem kekebalan tubuh manusia juga akan stabil, sehingga peningkatan kekebalan tidak dapat dipisahkan dari peningkatan iman. Dia menyimpulkan: “Nabi Muhammad berkata bahwa ketika orang mempraktekkan puasa, hanya iman dan ketulusan, efek ini akan menjadi kekebalan yang stabil, sehingga nama Virus Corona Allah akan mencegah kita memasuki hidup kita. “((Sonora.ID)

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat langsung berkonsultasi dan berkonsultasi dengan agen konsultasi Islam Ost Zul Ashfi, SSI, Lc

kirim meja informasi Anda @ tribunnews .com- — Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi bagian n di Tribunnews.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *