TRIBUNNEWS.COM – Ketika waktu puasa Ramadhan 1441H tiba, beri tahu keluarga atau teman-teman bahwa tidak ada salahnya puasa Ramadhan.

Selamat atas berbuka puasa sebagai bentuk apresiasi setelah seharian puasa.

Seperti yang kita semua tahu, selama bulan Ramadhan ini, orang harus berlatih fisik dan mental dalam berbagai pelatihan, apakah itu hubungan dengan Allah SWT atau dengan orang lain, sehingga mereka akan selalu terikat oleh semua disiplin ilmu. Puasa termasuk menjaga makanan dan minuman dari matahari terbit hingga terbenam sambil berdoa di Maghreb.

Selama puasa, orang yang melarang puasa (Shaim) mengambil tindakan yang dapat membatalkan puasa.

Baca: Puasa dan Ramadhan Idul Fitri 1441 H, dari Sahih Hadits

Dengan, misalnya, makan, minum, memiliki pasangan pada bulan Ramadhan, sengaja memuntahkan atau memasukkan semua benda cair atau benda padat ke dalam tubuh shaim globang di lubang.

Kita dapat memahami bahwa orang yang berpuasa harus menolak kebutuhan alami fisiologis (melati atau daging).

Selain itu, pembatasan lain harus ditambahkan, seperti bersumpah, berbohong (penipuan), sumpah palsu, keinginan untuk melihat orang, berkelahi dengan domba, mengobrol dengan orang lain atau menyebut mereka perilaku psikologis.

Saat berpuasa, pembatasan tertentu harus dihindari untuk mengontrol kebutuhan mereka sebagai orgasme yang paling penting. — Membaca: Iftar hilang dalam permen, ahli gizi menyarankan bahwa yang terbaik adalah memakannya dengan cepat – apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan agen konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi (S.S.I, Lc)

Kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Tribunnews.com Syariah Islam

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *