TRIBUNNEWS.COM – Menteri Agama (Menag) Fahrul Razi mendesak umat Islam untuk berdoa Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah di rumah masing-masing. “Sungguh, jangan berdoa, karena hukum adalah hadits. Tapi saya mendesak umat Islam untuk mengatur doa identitas dengan keluarga inti dalam keluarga. Ini adalah bagian dari empati kami dan komitmen agama kami untuk mengelola Covid-19,” kata Fachrul dalam Dalam sambutannya, Rabu (13/5/2020).

Mantan wakil komandan TNI mengatakan bahwa sholat Idul Fitri di rumah dapat dilakukan seperti dua doa rakaat. biasa.

Kemudian dia mengingat kisah Nabi Muhammad yang tidak pernah meninggalkan berhala untuk berdoa. Fachrul mengatakan bahwa, sebenarnya, Nabi Muhammad SAW memerintahkan wanita dan orang muda untuk berdoa bagi Id.

Fachrul juga berharap umat Islam bisa meniru sejarah.

“Mencoba untuk berdoa agar identitas tidak pergi, tetapi harus berada di rumah bersama keluarganya. Ambil contoh Nabi Muhammad. Dia tidak pernah pergi untuk memeriksa identitasnya dan berdoa,” lanjutnya. – – Apa kabar? Dengan mengamati hukum dan prosedur sholat di rumah saat lebaran, dan melakukan khotbah.

“Shalat di rumah bisa seperti dua sholat rakaat biasa, tujuh kali pertama adalah rak’ah takbirs, lima kali terakhir adalah shalat takbirs, Anda juga bisa menambahkan khotbah,” kata Menteri Agama .

Proses sholat Idul Fitri di rumah dapat dilakukan secara individu / mufarid atau secara kolektif. Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan agen konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi (S.S.I, Lc)

Kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Tribunnews.com Syariah Islam

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *