Tribunws.com, Tangerang – Ustad Yahya Eduward Hendrawan mempromosikan cara yang unik. Dia berpakaian sebagai badut.

— Tidak hanya menghibur, dia mengilhami dia untuk membaca.

— virus nenek mencari pakaian hidup dengan cucu di malam hari, suaminya Secara alami lumpuh

Juga: Pandemi Covid-19 Selanjutnya memperkuat transformasi Da’wah GP Ansor

Ustaz, itu adalah RT 08 / RW 04 Resident, Pinkin District Village Southern Village bersedia merangsang uji tuntas anak-anak . – Pria yang menyukai surat kabar harian mengajarkan anak-anak untuk meninggalkan dasar panti asuhan Darussalam An’ur, Region Pinkin, Kota Tangerang. – Penyebab, melalui pakaian di badut. Itu hanya untuk memotivasi murid-muridnya. – Anak-anak tiba-tiba terhibur oleh guru.

– “Saya suka menghibur selama pengajaran. Pandangan orang umumnya badut hanya memiliki hiburan dan bahan. Tetapi jika saya tidak moralitas, saya akan mengingat anak-anak” memori “, Dia berkata, “katanya,” katanya pada hari Kamis (29 Juni 2012). – Bernk Wow dan ajarkan Al-Qur’an untuk mengenakan badut di pakaian, Yahya telah selesai selama 10 tahun. — Yahya berkata, jika Dia membuka layanan “Islam Islam”, keluarga tidak diterima. – Namun, kata YAHA. Karena pemahaman yang diberikan dan perbedaan yang Anda inginkan menjadi seseorang, keluarga akhirnya diterima.

– Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Zakat, Infaq, dan Sedekah? Anda dapat meminta Anda secara langsung berkonsultasi dengan konsultasi zakat secara langsung — kirim permintaan Anda untuk lebih banyak rubrik rubrik islam tribunnews.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *