TRIBUNNEWS.COM-Wahid Ahmadi, ketua Asosiasi Dai Indonesia (Iqadi) Jawa Tengah, menjelaskan manfaat melakukan pekerjaan berat selama puasa. -Mungkin, mereka yang berkinerja baik di antara pekerja konstruksi akan mendapatkan lebih banyak penghargaan daripada mereka yang bekerja di industri ringan.

“Beberapa peneliti mengatakan bahwa hadiah tergantung pada kesulitannya.”

“Bisa jadi, karena lebih berat, dapat bekerja, tetapi cepat,” katanya kepada YouTube Tribunnews.com, Rabu. 22/2020) dikutip. –Baca: 5 resep bakso untuk dimakan hari ini dengan perut kosong Pandemi- “Bahkan di dalam hukum Syariah, kita tidak bisa memaksanya.” Namun, jika Anda bekerja terlalu keras untuk pingsan saat berpuasa, Anda dilarang.

“Jika pekerjaannya sangat berat, seperti membuat seseorang gagal, atau bahkan tidak membiarkan puasa, kita dapat mengukur diri kita sendiri,” jelasnya.

Baca: Membatalkan Ramadhan dengan suami dengan cepat? Lihat undang-undang dan penjelasannya

Baca: Syahrini membuat kue untuk memecahkan Reino Barack suaminya, menggunakan alat pengaduk listrik – Baca: Resep Cilok Melt ini harus diserbu secara langsung selama puasa- -Menurutnya, jika tubuh tetap sehat, Orang yang begitu cepat tetapi masih bekerja keras tidak akan memiliki masalah.

“Jika terasa berat dan kita masih bisa menahannya, maka kita sangat lelah, tetapi tubuh telah mempertahankannya.” Tidak masalah. “- Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadan? Anda dapat bertanya dan langsung berkonsultasi dengan Organisasi Konsultasi Islam di Ost. Zul Ashfi (Sul Ashfi), SSI, LC

Kirimi Anda pertanyaan, silakan kirim Email ke Consultation@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Islamic Advisory Department Tribunnews.com.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *