TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Kuala Lumpur (Kuala Langsa) memusnahkan 6,52 juta batang rokok ilegal senilai lebih dari 6,6 miliar Rupiah pada April 2020, kemudian dipindahkan ke kantor Bea Cukai Kuala Lumpur (Langsa). Selain itu, tambah Tri, dari tahun ke tahun pihak Bea dan Cukai Kuala Langsa (Bea dan Cukai Kuala Langsa) terus memantau peredaran rokok ilegal.

“Hal ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk melindungi masyarakat dari barang berbahaya. Tentunya pengawasan ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan negara,” kata Tri.

Ia menambahkan, ke depan, Bea Cukai Kuala Langsa akan terus memperkuat kegiatan pengawasan dan penyadaran kepada masyarakat. Hal ini penting agar masyarakat dapat berperan serta dalam membantu bea dan cukai menjalankan tugas dan fungsinya dengan memberikan informasi tentang pelanggaran dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk dapat mematuhi peraturan kepabeanan. Dia bilang itu dinas bea dan cukai. Selain perusakan bea cukai Kuala Rangsa, pihak Bea Cukai Pandoroan juga turut serta dalam perusakan obat-obatan berupa ganja dan pot. Ia dideportasi pada Selasa, 15 September. Alimutin Lisso, Kepala Kantor Pabean Pantoluan, mengatakan: “(*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *