TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Pekanbaru terus aktif menekan peredaran narkotika di Provinsi Riau, mengingat menurut data yang diberikan oleh Badan Narkotika Nasional, Provinsi Riau termasuk dalam sepuluh besar provinsi penyalahgunaan narkotika, prekursor dan psikotropika (NPP) ) .

Sejak awal tahun 2020, Bea dan Cukai Pekanbaru telah menerapkan 9 tindakan, berhasil menghentikan 13.316 gram ganja, 5.435,9 gram sabu dan 4.990 tablet ekstasi. – Pekanbaru Direktur Jenderal Bea dan Cukai Andorno mengungkapkan, sebanyak 9 survei dilakukan, di antaranya 8 dilakukan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dan satu dilakukan di Kantor Pos Bea Cukai Pekanbaru. Beberapa pembangkit listrik tenaga nuklir yang beredar tidak terbuka untuk penumpang domestik, sementara yang lain diblokir oleh kargo antar pulau di Bandara Syarif Kasim di Sudan. Kedua, ”kata Prijo.

Meski PLTN selundupan yang dicegat di Kantor Pos Pekanbaru adalah PLTN yang diselundupkan lewat barang asing.

“ Berbagai cara biasanya digunakan agar PLTN yang melewati bea cukai melewati pos. Bea Cukai Pekanbaru akan terus memperkuat pengawasan penyelundupan PLTN di kantor pos dengan mengusut model penyelundupan PLTN baru yang terus berkembang, ”kata Prijo.

Di era modern ini PLTN menjadi komoditas yang sering diperdagangkan, terutama Indonesia, karena tingkat konsumsinya yang tinggi, menjadi incaran pasar pembangkit listrik tenaga nuklir komersial.Pabean yang memiliki tanggung jawab dan fungsi pelindung masyarakat ini berkomitmen untuk mencegah penyelundupan di pembangkit listrik tenaga nuklir dengan basis yang ada.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *