TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai juga memantau potensi distribusi barang ilegal, bahkan selama pandemi Covid-19, salah satu rokok ilegal masih dapat berfungsi secara normal.

Suatu bentuk pemantauan melibatkan pemantauan harga pasar. Transaksi produk konsumen yang terpengaruh (seperti rokok). Pada Senin (08/06), Bea Cukai Madura melakukan pengawasan di wilayah Kadul dan Tranakan di Kabupaten Pamelkasang. -Yanuar Calliandra, kepala Bea Cukai Madura, mengatakan bahwa kegiatan pengawasan dilakukan sambil mematuhi peraturan kebersihan. Yanuar berkata: “Karena salah satu daerah yang saat ini diklasifikasikan sebagai Covid-19 sangat menyebar, kami memantau dengan cermat perjanjian kesehatan.” Yanuar menambahkan bahwa kegiatan pengawasan HTP bertujuan untuk membandingkan penjualan. Harga toko dan harga eceran ditunjukkan pada pita pajak konsumsi. Selain pemantauan, pejabat juga mendesak penjual untuk tidak menjual rokok biasa, sehingga memantau rokok ilegal.

“Kami juga mengkonfirmasi bahwa Bea Cukai Madura akan terus dan akan terus memberikan layanan dan pemantauan terbaik untuk pengguna layanan Bea Cukai Majin,” Yanur menyimpulkan. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *