TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bagian dari operasi “Rokok Gempur Ilegal”, Bea Cukai Sulawesi Selatan (Sulbagsel) berhasil menggagalkan upaya peredaran rokok ilegal di pasaran. Dalam penindakan pada Sabtu (4/7), petugas menyita truk kontainer berisi rokok tanpa meterai pajak konsumsi.

Parjiya, Kepala Kantor Bea dan Cukai Sulawesi Selatan, mengungkapkan rokok ilegal ada di Desa Passippo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Diawali dengan demonstrasi dari Satgas Intelijen Bea dan Cargo Sulawesi Selatan yang fokus pada alat angkut, terdapat sebuah wadah yang diduga berisi rokok ilegal.

“Kemudian kami melakukan analisis dengan tim gabungan POMDAM VIX / Hasanuddin, dan bertindak cepat hingga WITA berhasil melakukan aksi pada pukul 03.00 WIB tanggal 4 Juli 2020, menurunkan muatan dan menangkap Tersangka pemilik barang tersebut dikirim ke Kabupaten Bone. Wadah itu adalah rokok ilegal tanpa meterai pajak konsumsi, ”ujarnya. Dijelaskan Pargia, total nilai barang tersebut diperkirakan mencapai Rp 2,9 miliar, dan potensi kerugian total akibat pajak konsumsi negara dan pajak yang belum dibayar sebesar Rp 1,5 miliar. Bukti lebih lanjut dibawa ke Pabean Makassar, Untuk diproses lebih lanjut. Pelaku melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2017 tentang C. ukai dan diancam hukuman 1 sampai 5 tahun penjara. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *