TRIBUNNEWS.COM-Dengan terus memantau peredaran barang berbahaya, sinergi Bea Cukai Kendari dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tenggara berhasil mencegah peredaran narkotika jenis tembakau gorila. -Direktur Biro Denny Benhard (Denny Benhard) Parulian mengungkapkan, informasi pertama didapat dari hasil analisis petugas bea cukai Sulsel. Selain itu, informasi juga akan diteruskan ke tim petugas bea cukai dan pajak konsumsi Kendari, kemudian berkoordinasi dengan pengelola gudang JNE untuk memantau barang yang dikirim ke Kabupaten Kolaka. -Denny menjelaskan bahwa pada Minggu (9/8) pengelola gudang JNE memberitahukan kedatangan barang target, dan petugas bea cukai di Kendari segera melakukan proses identifikasi kargo ke JNE. Selain itu, lanjut Danny, tim polisi berkoordinasi dengan Tad. Pusat Penelitian Narkotika Polda Sultra akan mengontrol pengiriman ke Galaka pada Senin (10/8). Alamat.

“Setelah penerima barang menerima barang, tim gabungan segera memastikan bahwa penerima barang berinisial D berusia 21 tahun. Danny menyimpulkan. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *