TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Jabar terus bersinergi dan bergotong royong memberikan kemudahan yang lebih besar dalam rangka penanganan pandemi COVID-19. Kali ini terkait dengan dunia industri. Bea Cukai Jabar sudah menjalin kerja sama dengan Gubernur Jabar Reedwang Ridwan Kamil dan pelaku industri menggelar video conference yang membahas isu-isu yang akan muncul ketika PSBB diberlakukan di Jawa Barat.

Acara dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Februari 2004, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Keuangan Provinsi Jawa Barat, Administrasi Kepabeanan dan Kepabeanan, perwakilan pengusaha AEO / MITA, dan pimpinan asosiasi, seperti APKB, IEI, GPEI, API, APIKMI, EMINET, PUPUK dan APEI.

Bekerjasama dengan Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil Fokus keyakinan ini di sini adalah dampak Covid-19 terhadap aktivitas industri di Jawa Barat dan permasalahan yang muncul selama proses pelaksanaannya. PSBB Jawa Barat dan solusi permasalahan tersebut.

Di saat yang sama, Saipullah Nasution, Kepala Biro Bea Cukai Jabar, mengungkapkan pihak Bea Cukai akan mendukung rencana pemerintah Jabar memerangi Covid-19. Mendukung rencana Pemerintah Jawa Barat. Sepra mengatakan: “Kepabeanan itu sendiri juga akan memastikan bahwa tugas dan fungsi kita dalam pelayanan dan pengawasan dinas bea cukai dan pajak konsumsi dapat berjalan normal, khususnya di Jawa Barat.” – Kami berharap PSBB dapat berjalan normal dan industri Khususnya di Jawa Barat, bisa kembali beroperasi normal. Ridwan Kamil mengumumkan, “Wabah Covid-19 merupakan masalah yang biasa terjadi. Jika semua elemen yang ada siap berinisiatif, proaktif dan bekerja sama, maka dapat diselesaikan dengan cepat.” (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *