TRIBUNNEWS.COM-Adat istiadat Kepulauan Riau dan adat Tanjong Bale Karimong telah menyumbangkan barang-barang yang diperoleh dari gugatan tersebut kepada Pemprov Riau. Pada Selasa (12/05), Pabean Kepulauan Riau memberikan sembako 32 ton dan Bea Cukai Tanjong Bale Karimun menyumbang 5 gula.

Kepala Dinas Pabean Kepulauan Riau mengungkapkan kepada Agus Yulianto bahwa 32 ton barang sumbangan itu memenuhi berbagai kebutuhan pokok. “Kami berikan 20 ton gula, bawang merah, bawang merah, dll kepada Pemprov Riau. Sisanya 12 ton juga termasuk barang yang sama kami serahkan ke Pemkab Karimun,” kata Argus. Tak ketinggalan, bea cukai dan bea cukai Tanjung Balai juga menyumbangkan gula sebanyak 5 ton kepada pemerintah kabupaten Karimun. Tata cara perda tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan putusannya telah ditetapkan dengan keputusan Menteri Keuangan.

“Sebelum dirilis ke publik, harus dilakukan uji laboratorium terhadap produk tersebut untuk mengetahui apakah produk tersebut masih layak untuk dikonsumsi. Mengenai pemeriksaan hasil litigasi, dinyatakan bahwa sampel produk tersebut memenuhi persyaratan parameter pemeriksaan khusus konsumen,” Ditambahkan Agus. -19 juga mempengaruhi sektor ekonomi. …… Kepabeanan Kepabeanan Kepulauan Riau kerap turut serta menjaga kelangsungan kegiatan pengusaha dalam negeri atas nama perlindungan patroli untuk mencegah terjadinya persaingan tidak sehat dalam kegiatan usahanya, dalam rangka melindungi masyarakat, Bea Cukai Kepulauan Riau kerap melakukan patroli untuk menghentikan Covid Pergerakan kargo ilegal di laut selama pandemi -19.

“Akibat pandemi Covid-19, situasi ekonomi menghadapi masalah yang serius. Oleh karena itu, dalam rangka menyambut Idul Fitri, saya berharap Pemprov Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten Karimun dapat memanfaatkan sebaik-baiknya Subsidi berupa sembako untuk kepentingan masyarakat Kepulauan Riau, tutup Argus. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *